Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengapa Cantrang Harus Dilarang?

redaksi
29 Maret 2019
Kategori : Berita
0
Kapal ikan

FOTO: KKP.GO.ID

DEMONSTRASI berbalas demonstrasi menghiasi pemberitaan dari sejumlah daerah setelah keluarnya larangan penggunaan alat tangkap ikan cantrang di perairan Indonesia.

Ada nelayan yang meminta secara tegas untuk menghentikan pengoperasian cantrang, ada pula kelompok pendukung yang ingin alat tangkap tersebut tetap bisa digunakan.

Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), cantrang berbentuk kantong yang terbuat dari jaring dengan 2 panel yang tidak dilengkapi alat pembuka mulut jaring. Bentuk konstruksi cantrang tidak memiliki medan jaring atas, sayap pendek dan tali selambar panjang.

Alat tangkap ini bersifat aktif dengan pengoperasian menyentuh dasar perairan. Cantrang dioperasikan dengan menebar tali selambar secara melingkar, dilanjutkan dengan menurunkan jaring cantrang, kemudian kedua ujung tali selambar dipertemukan.

Kedua ujung tali tersebut kemudian ditarik ke arah kapal sampai seluruh bagian kantong jaring terangkat.

Penggunaan tali selambar yang mencapai panjang lebih dari 1.000 m (masing-masing sisi kanan dan kiri 500 m) menyebabkan sapuan lintasan tali selambar sangat luas.

Ukuran cantrang dan panjang tali selambar yang digunakan tergantung ukuran kapal. Kapal yang berukuran di atas tonase kotor (gross tonnage, GT) 30 dilengkapi dengan ruang penyimpanan berpendingin (cold storage). Cantrang dioperasikan dengan tali selambar sepanjang 6.000 m.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: CantrangDJPT KKPKKPNelayan
Bagikan16Tweet5KirimKirim
Previous Post

Merkuri di Tambang Rakyat Enam Provinsi Dibatasi

Next Post

Hanya 18 – 40 Persen Tangkapan Cantrang Bernilai Ekonomis

Postingan Terkait

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

27 Juni 2026
Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

27 Juni 2026

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Next Post
Hanya 18 – 40 Persen Tangkapan Cantrang Bernilai Ekonomis

Hanya 18 – 40 Persen Tangkapan Cantrang Bernilai Ekonomis

Komentar tentang post

TERBARU

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

AmsiNews

REKOMENDASI

Longsor Purworejo Menewaskan 3 Warga, Korban Hilang Dalam Pencarian

Peran Asosiasi untuk Kesejahteraan Nelayan di Jepang

Pafi Kabupaten Ogan Komering Ilir Masuk Kedalam Desa Membantu Rakyat Perdalaman

Pertemuan Dewan Keamanan, Tindakan AS di Venezuela Pelanggaran Piagam PBB dan Terorisme Maritim

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Kejaksaan Tinggi Gorontalo Menggelar Seminar di Universitas Negeri Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.