Efek gabungan dari Topan Doksuri dan monsun barat daya (habagat) sejauh ini telah memengaruhi 44.356 keluarga atau 180.439 orang di Filipina. Satu orang dilaporkan tewas di Calabarzon.
Menurut Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) dalam buletin terbaru Rabu (26/7) mereka yang terdampak ini tersebar di 261 barangay di wilayah Ilocos, Luzon Tengah, Calabarzon, Mimaropa, Bicol, Visayas Barat, Mindanao Utara dan Soccsksargen.
Dari jumlah tersebut, 2.324 KK atau 8.917 jiwa berada di 107 posko pengungsian, sementara 472 KK lainnya atau setara dengan 2.124 jiwa berada di luar.
Sebanyak 44.356 keluarga yang dilaporkan terkena dampak pada 26 Juli ini jauh lebih tinggi daripada 4.554 keluarga yang dilaporkan pada Selasa 25 Juli lalu.
Dewan Manajemen juga memvalidasi laporan satu orang tewas di Calabarzon dan dua terluka di Calabarzon dan Western Visayas.
Sekitar 57 rumah dilaporkan rusak di Wilayah Ilocos, Calabarzon, Visayas Barat, Mindanao Utara, dan Soccsksargen, kata Dewan Manajemen.
Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina – Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA) dalam buletin yang dikeluarkan Rabu pukul 17.00 waktu setempat mengatakan pusat (mata) topan Egay diperkirakan berdasarkan semua data yang tersedia di 70 km Barat Barat Laut Calayan, Cagayan.





Komentar tentang post