Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengatasi Polusi Fosfor

redaksi
27 Januari 2024
Kategori : Berita
0
Wabah Sargassum yang Melepas Fosfor Telah Mencemari Lingkungan

Ganggang laut, Sargassum. FOTO: MUSEUM FLORIDA (floridamuseum.ufl.edu)

Darilaut – Fosfor dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhannya. Akan tetapi, fosfor sebagai bahan utama pupuk telah menimbulkan masalah lingkungan yang serius.

Salah satunya, fosfor yang lepas dan masuk ke perairan darat hingga ke laut telah memicu pertumbuhan sargassum dalam jumlah banyak.

Pelepasan fosfor dan zat kimia lain yang berlebihan yang dikenal sebagai nutrisi tersebut menjadi wabah di laut.

Secara global, hilangnya fosfor dari daratan ke perairan telah meningkat dua kali lipat dalam satu abad terakhir dan terus meningkat.

Meskipun ada upaya besar-besaran untuk mengurangi polusi nutrisi, Kepala Cabang Kelautan dan Air Tawar Program Lingkungan PBB (UNEP), Leticia Carvalho, mengatakan, pelepasan fosfor telah melampaui kemampuan bumi untuk mengatasinya.

Sebanyak 80 persen mineral hilang atau terbuang saat digunakan. Selain dampak buruk terhadap lingkungan, hal ini juga merugikan petani, pemilik pabrik, dan pihak lain sebesar US$265 miliar per tahun.

“Kita sudah lama melewati garis merah polusi fosfor dan dampaknya terhadap bumi sangat buruk,” kata Carvalho.

Jika umat manusia terus melakukan hal ini, “kita berisiko membahayakan ekosistem yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia,” ujar Carvalho, seperti dikutip dari Unep.org.

Umat manusia tidak harus berhenti menggunakan fosfor. Hanya saja, kuncinya adalah penggunaan fosfor secara lebih berkelanjutan dan mencegah jumlah fosfor yang berlebihan merembes ke lingkungan.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: FosforLeticia CarvalhoPolusi FosforSargassumUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penyebab Kematian Ikan, Sargassum yang Terdampar di Pantai Berbau Seperti Telur Busuk

Next Post

Mendarat di Pantai Queensland Topan Kirrily Melemah di Pedalaman Australia

Postingan Terkait

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026
Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

8 November 2026

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
Badai Tropis Terbentuk di Laut Koral, Mengarah ke Pantai Queensland

Mendarat di Pantai Queensland Topan Kirrily Melemah di Pedalaman Australia

TERBARU

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Membangun Kembali Rumah Sakit Apung dr Lie Dharmawan

Bibit Siklon Tropis 91S Berkembang di Selatan Barat Daya Jakarta

Taiwan Bersiap Menghadapi Topan Podul, Sekolah dan Kantor Ditutup

Bibit Siklon Tropis 99S Terletak di Selatan Jawa Timur

Topan Nanmadol Diperkirakan Mendarat di Pulau Kyushu

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.