Jumat, Juli 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengkhawatirkan, 48 Kapal Penangkap Ikan Cina Terlihat di ZEE Filipina

redaksi
9 Juli 2023
Kategori : Berita
0
Mengkhawatirkan, 48 Kapal Penangkap Ikan Cina Terlihat di ZEE Filipina

Kapal penangkap ikan Cina terlihat mengerumuni Karang Iroquois, yang terletak di selatan Recto Bank yang kaya minyak dan gas di Laut Filipina Barat (WPS), berdasarkan patroli udara yang dilakukan oleh Komando Barat (Wescom) pada 30 Juni 2023. FOTO: WESCOM/PNA

Pada bulan Februari, Wescom melaporkan yang terlihat hanya 12 CFV, dibandingkan dengan 47 yang terlihat pada 12 Juni.

Bersamaan dengan meningkatnya kapal Cina di Iroquois Reef, kehadiran aset maritim Cina juga telah dicatat di Beting Sabina.

Tiga kapal Penjaga Pantai Cina dan dua kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat secara teratur berkeliaran di perairan tersebut, dibandingkan dengan dua kapal pasokan kayu dari Filipina dan dua kapal Penjaga Pantai Filipina.

Perkembangan ini menimbulkan kekhawatiran tentang niat dan tindakan Cina di perairan yang disengketakan ini, kata Wescom.

Recto Bank, fitur penting bagi Filipina yang memiliki potensi besar untuk keamanan energi dan pertumbuhan ekonomi negara itu, “berdiri sebagai titik fokus dalam kekhawatiran yang meningkat atas perilaku Cina baru-baru ini,” ujarnya.

Juru Bicara Wescom, Komandan Angkatan Laut Ariel Coloma, mengatakan, Recto Bank adalah fitur vital di ZEE dan Cina harus menghentikan kerumunan kapalnya untuk menghormati hak kedaulatan kami.

Wescom mengatakan laporan rinci tentang insiden itu akan diteruskan ke otoritas yang lebih tinggi “sebagai langkah penting yang bertujuan untuk memfasilitasi kemungkinan pengajuan protes diplomatik, memperkuat komitmen kami untuk menjaga kedaulatan Filipina dan hak teritorial di Laut Filipina Barat.”

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: CinaFilipinaKepulauan SpratlyLaut Cina SelatanLaut Filipina Barat
Bagikan10Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Mengukuhkan 1402 Wisudawan

Next Post

Kementerian Kesehatan Mengimbau Untuk Waspada Penyebaran Antraks

Postingan Terkait

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

17 Juli 2026
Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

17 Juli 2026

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

Tradisi Penangkapan Paus di Lamalera Sering Dipahami Secara Sempit

Krisis Teluk, Sekjen PBB Memperingatkan Agar Tidak Kembali ke Perang Skala Penuh

Next Post
Kementerian Kesehatan Mengimbau Untuk Waspada Penyebaran Antraks

Kementerian Kesehatan Mengimbau Untuk Waspada Penyebaran Antraks

Komentar tentang post

TERBARU

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

AmsiNews

REKOMENDASI

Pengungsi Gempa Sumatra Barat 13 Ribu Orang, 4 Korban Dalam Pencarian

Satelit Cuaca Paling Canggih di Eropa Beroperasi Penuh

Penyebab Mamalia Laut Terdampar

Gairah Budidaya Ikan Patin

359 ABK Dream Explorer Tiba di Tanjung Priok

Kapal Mewah MV Boudicca Tiba di Ambon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.