Sabtu, Juni 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menilai Kesehatan Ekosistem Sungai Dengan Makrozoobentos

redaksi
23 Oktober 2020
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Menilai Kesehatan Ekosistem Sungai Dengan Makrozoobentos

Untuk menilai kesehatan ekosistem sungai dengan indikator makrozoobentos. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Pusat Penelitian Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jojok Sudarso, mengatakan, penilaian kesehatan ekosistem sungai dengan indikator makrozoobentos mempunyai kelebihan dibandingkan ikan, perifiton, plankton dan bakteri.

Menurut Jojok, tingkat mobilitas yang rendah menyebabkan makrozoobentos mudah mencerminkan kondisi kualitas perairan setempat.

Selain itu, kata Jojok, jumlah yang berlimpah di alam dan distribusi yang luas membuat organisme tersebut mudah di-sampling.

“Indikator makrozoobentos penting digunakan untuk pemantauan kualitas ekosistem sungai karena merupakan komponen penting dalam rantai makanan,” ujar Jojok, dalam webinar nasional “Ecological Tools dalam Penilaian Kesehatan Perairan Darat” yang diselenggarakan Pusat Penelitian Limnologi LIPI, Rabu (21/10).

Jojok mengatakan, bioindikator merupakan alat untuk mengetahui dampak dari perubahan lingkungan sebelum dampak yang lebih besar terjadi maupun evaluasi untuk keberhasilan program pengelolaan lingkungan.

“Pengembangan bioindikator perlu disesuaikan dengan kondisi ecoregion setempat dan perlu integrasi dengan pengukuran kimia, fisika, dalam pengendalian dan pencegahan kerusakan ekosistem akuatik,” kata Jojok.

Sumber daya perairan darat merupakan sumber daya penting bagi kehidupan manusia. Peningkatan pertumbuhan penduduk dan percepatan ekonomi berdampak pada perairan darat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Indikator MakrozoobentosITBKesehatan EkosistemLIPI
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Hanya 8 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Ringan, 46 Persen Berat

Next Post

Kemenhub Rancang Alur Pelayaran Pelabuhan Tual dan Dobo

Postingan Terkait

BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

19 Juni 2026
NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

19 Juni 2026

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Next Post
Kemenhub Rancang Alur Pelayaran Pelabuhan Tual dan Dobo

Kemenhub Rancang Alur Pelayaran Pelabuhan Tual dan Dobo

Komentar tentang post

TERBARU

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

AmsiNews

REKOMENDASI

Cacar Monyet Klad Baru di Afrika Penyebarannya Lebih Cepat

Topan Khanun Hampir Tidak Bergerak di Laut Cina Timur Menyebabkan Gangguan di Taiwan, Okinawa dan Zhejiang

World Orca Day

World Migratory Bird Day 2025 Untuk Menjadikan Kota dan Komunitas yang Ramah Burung

BMKG Modifikasi Cuaca Untuk Mengisi 35 Waduk di Pulau Jawa

Gempa Cianjur, Tim gabungan Masih Mencari 9 Warga yang Hilang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.