Kamis, Juli 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan, Profesi dengan Risiko Tinggi

redaksi
22 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
kapal ikan

Profesi nelayan dan pekerja perikanan memiliki risiko yang tinggi. FOTO: DARILAUT.ID

Semarang – Profesi sebagai nelayan dan pekerja di sektor perikanan memiliki risiko tinggi dalam kegiatannya. Seringkali cuaca dan gelombang berubah ketika sedang melaut.

Karena itu, pemerintah menyalurkan program bantuan premi asuransi nelayan. Program bantuan asuransi nelayan ini diserahkan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP).

Melalui asuransi nelayan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelindungan, mengingat pekerjaan sebagai nelayan memiliki risiko yang tinggi.

Untuk itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti didampingi Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M Zulficar Mochtar dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng Lalu M Syafriadi menyerahkan bantuan premi asuransi nelayan secara simbolis kepada sejumlah nelayan di Semarang, Sabtu (20/10).

Bantuan premi asuransi nelayan diberikan sebagai bentuk perlindungan sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam. Asuransi nelayan ini dengan menggaet Jasindo sebagai mitra penyedia jasa layanan.

Pada 2018, target nelayan di Kota Semarang yang mendapat asuransi sebanyak 200 orang dan realisasi hingga minggu ketiga Oktober ini baru 28 orang. Sementara pada tahun 2017 dari target sebanyak 200 orang terealisasi sebanyak 719 orang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPNelayanSusi Pudjiastuti
Bagikan28Tweet12KirimKirim
Previous Post

Bantuan Permodalan untuk Nelayan Semarang

Next Post

LIPI Tetapkan Tempat Uji Kompetensi Penilai Ekosistem Terumbu Karang

Postingan Terkait

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

30 Juli 2026
Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

30 Juli 2026

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Mahasiswa KKN UNG Luncurkan SIGAP KIA

UNG Kukuhkan Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Bencana Iklim Dari Segala Arah

Next Post
terumbu karang

LIPI Tetapkan Tempat Uji Kompetensi Penilai Ekosistem Terumbu Karang

Komentar tentang post

TERBARU

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Mahasiswa KKN UNG Luncurkan SIGAP KIA

UNG Kukuhkan Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Kurangi Sampah Plastik, Rehabilitasi Hutan dengan Ecopolybag

Tarif Produk Olahan Tuna Indonesia Bebas Bea Masuk ke Jepang

KLHK Tangkap Pelaku Perdagangan Cula Badak dan Gading Gajah

Banjir Rob dan Abrasi Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia

Siklon Tropis Fytia Berada di Pantai Timur Madagaskar, Samudra Hindia

Apa Saja Manfaat Pemodelan dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.