Selasa, September 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Pulau Tunda Didekati Pari Manta Oseanik 1,8 Meter

redaksi
4 Juni 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis, Konservasi
0
Nelayan Pulau Tunda Didekati Pari Manta Oseanik 1,8 Meter

Ilustrasi Pari manta. FOTO: SHAWN HEINRICHS/CONSERVATION.ORG

Pari manta selalu mengundang perhatian bagi wisatawan penyelam.

Biota laut eksotis ini tidak seperti ikan pari lainnya yang memiliki duri di bagian ekornya. Pari manta tanpa duri dan tidak menyengat.

Menurut Conservation.org, spesies pari manta dapat hidup hingga usia 50 tahun. Makanan utamanya adalah zooplankton — hewan kecil yang mengapung bersama arus laut.

Pari manta dikenal sebagai hewan yang sangat cerdas, terkenal ramah, lembut dan memiliki keinginan untuk mengetahui yang sangat besar.

Penyebaran pari manta sangat luas di perairan Indonesia. Populasinya, terutama terkonsentrasi di Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Papua Barat.

Catatan KKP, dari tahun ke tahun populasi pari manta di Indonesia mengalami penurunan yang cukup ekstrim 10 tahun terakhir. Indonesia telah kehilangan populasi 33 – 57 persen.

Spesies ini kerap diburu. Terdapat permintaan pelat insang pari manta untuk digunakan sebagai bahan obat tradisional Tiongkok.

Berkembangnya pasar ekspor untuk produk pari manta, terutama bagian insang, menyebabkan laju penangkapan mengalami peningkatan yang signifikan.

Penurunan ini terjadi terutama di daerah-daerah pari manta menjadi salah satu target utama perburuan, seperti di perairan Nusa Tenggara (Lombok, Lamakera, Lamalera, Alor, dan Flores) yang berhasil menangkap sekitar 900 – 1300 individu dalam setahun.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BantenKKPNusa Tenggara TimurPari MantaRaja Ampat
Bagikan9Tweet3KirimKirim
Previous Post

Perlindungan Awak Kapal Perikanan Melalui Pembenahan Perekrutan dan Penggajian

Next Post

Awal Juni, Cakalang Masih Mendominasi Hasil Tangkapan di Bitung

Postingan Terkait

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

22 September 2026
Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

22 September 2026

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Next Post
Perikanan Cakalang Mendominasi Tangkapan di Bitung

Awal Juni, Cakalang Masih Mendominasi Hasil Tangkapan di Bitung

Komentar tentang post

TERBARU

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Typhoon Dujuan Near Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 92W berada di Utara Manokwari

Pesisir Asia Tenggara Hasil Interaksi Proses Ekologis dan Aktivitas Manusia Ribuan Tahun

Gubernur Dukung Temu Jurnalis se-Provinsi Gorontalo yang Digagas Konstituen Dewan Pers

Tahun 2019 Ada 20 Trayek Tol Laut untuk Angkutan Barang

Habitat Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Akan Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Depresi Tropis Berkembang di Timur Filipina, Samudra Pasifik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.