Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

redaksi
21 September 2026
Kategori : Berita
0
Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Jalan di Ichikawa, Prefektur Chiba, terendam banjir akibat hujan deras yang dibawa oleh Topan Dujuan pada 21 September 2026. FOTO: KYODO NEWS

Darilaut – Topan (typhoon) Dujuan saat ini telah berada di dekat Tokyo, Jepang, pada Senin (21/9) malam. Ratusan penerbangan dibatalkan dan lebih dari satu juta orang menerima imbauan evakuasi di Jepang.

Dujuan –topan Jepang nomor 25 — terletak 130 km di tenggara Tokyo dan akan tetap berada di laut, bergerak ke timur laut di utara Samudra Pasifik, Senin malam.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Dujuan mengarah ke timur laut dengan kecepatan 40 km per jam (21 knot).

Tekanan udara pada pusat 960 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 40 meter per detik (75 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 55 meter per detik (105 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 185 km (100 NM), menurut JMA, area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur 650 km (350 NM) barat 440 km (240 NM).

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 9,8 meter (32 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO) mengatakan pada Senin siang, pusat Topan Dujuan berada sekitar 280 kilometer di selatan Tokyo. Topan ini diperkirakan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per jam melintasi perairan di selatan Pulau Honshu, Jepang.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: HKOHujan DerasJMAJTWCTokyoTopan Dujuan
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Next Post

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Postingan Terkait

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Typhoon Dujuan Near Tokyo

21 September 2026
Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

21 September 2026

Bibit Siklon Tropis 91W Berada di Dekat Guam

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Next Post
Typhoon Dujuan Near Tokyo

Typhoon Dujuan Near Tokyo

TERBARU

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Bibit Siklon Tropis 91W Berada di Dekat Guam

Menjelang Tenggat Waktu Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Banyak yang Belum Sesuai Jalur

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

AmsiNews

REKOMENDASI

Sejumlah Rumah dan Fasilitas Kesehatan Rusak Akibat Gempa Talaud

Terancam Punah, Mahasiswa ITB Ciptakan Sistem Buka Tutup Penangkapan Tuna

110 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Garut

Butuh US$300 Miliar Per Tahun Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Orang Tewas Karena Badai Tropis Yagi di Filipina

Hubla Susun Penanganan Muatan Berbahaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.