Senin, November 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

redaksi
2 November 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Infrastruktur pertahanan banjir dibangun di sisi timur Pulau Manhattan, di sepanjang Sungai East River, Kota New York. FOTO: NYCDDC/UN

Issac mengatakan desain ini juga telah memperhitungkan kenaikan permukaan laut setinggi sekitar 30 inci (76 sentimeter). Sekitar 90 persen sistem yang telah terpasang, celah-celah yang ada dapat ditutup menggunakan penghalang sementara dalam hitungan hari, hingga seluruh pekerjaan rampung pada tahun 2027.

Belajar dari Hurikan Sandy

Selain merenggut nyawa, hurikan Sandy menyebabkan kerusakan senilai 19 miliar dolar AS, kenang Kathryn Prybylski, Asisten Komisaris Biro Ketahanan Pesisir (Bureau of Coastal Resilience) Kota New York, yang nantinya akan mengoperasikan dinding dan pintu air baru tersebut.

“Proyek-proyek yang kini sedang dibangun di seluruh kota ini merupakan respons terhadap Badai Sandy,” ujarnya. “Sudah saatnya kita menatap masa depan.”

Gambaran yang lebih luas menambah urgensi situasi ini. Menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), laju kenaikan permukaan laut global telah meningkat hampir dua kali lipat sejak pengukuran satelit dimulai pada tahun 1993, sementara suhu laut yang menghangat memicu badai tropis yang jauh lebih dahsyat.

Bagi kota dengan garis pantai sepanjang 520 mil (840 km), ancaman yang dihadapi bukan sekadar badai besar berikutnya, melainkan juga pasang surut air laut sehari-hari. Tanpa langkah-langkah perlindungan, Prybylski memperingatkan, banyak warga New York akan menghadapi banjir akibat pasang surut secara rutin dalam beberapa dekade mendatang.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Kenaikan Permukaan LautNew YorkPerubahan Iklim
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNG Optimalkan Partisipasi Alumni

Next Post

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

2 November 2026
Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

1 November 2026

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

TERBARU

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

UNG Optimalkan Partisipasi Alumni

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

AmsiNews

REKOMENDASI

Rektor Universitas Halu Oleo: Ekspedisi Pinisi Dapat Memberikan Temuan di Lapangan

Hari Ini, AMSI Sulsel Gelar Konferwil ke-2

Peneliti UNG Temukan Cara Menangkal Nyamuk Malaria Dengan Rambut Jagung dan Daun Pepaya

BMKG Bekali Nelayan dengan Pemahaman Cuaca dan Iklim

Beda dengan Pinokio, Tim Peneliti Temukan Spesies Baru Katak dari Kalimantan

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.