“Kita termasuk urutan ke 8, dari total emisi gas, atau per kapita dari emisi gas nya. Padahal, Indonesia sudah berkomitmen untuk menurunkan gas rumah kaca sebanyak 26 persen pada tahun 2030, dengan usaha sendiri, dan bantuan sebesar 41 persen,” ujarnya.
“Renewable energy yang kita ketahui, bahwa energi tersebut tidak menimbulkan gas ruma kaca, tidak melepaskan kimia yang akan merusak lapisan ozon, tidak menyebabkan hujan asam, dsb nya. Beberapa hasil riset dari OR Energi dan Manufaktur BRIN, adalah riset tenaga surya, waste to energy, tenaga angin, tenaga hidro, tenaga panas bumi, dll.”





Komentar tentang post