Kondisi cuaca badai salju dengan suhu sekitar 4 sampai 7 derajat.
Tim KBRI Ankara yang terdiri dari Tim Konsuler Perlindungan WNI, Tim Atase Pertahanan dan pejabat BIN sudah melakukan evakuasi dari 4 titik paling terdampak gempa.
Jumlah yang dievakuasi sebanyak 123 orang dari target semula 104 orang. Termasuk di dalamnya 2 WN Malaysia dan 1 WN Myanmar.
WNI bernama Ayu Fira dan dua anaknya di Hatay yang sebelumnya dinyatakan belum bisa dihubungi, sudah berhasil ditemukan dan dalam keadaan selamat.
Nia Marlinda, WNI asal asal Bali dan seorang anak berusia 1 tahun serta suami warga negara Turki di Kahraman Maras ditemukan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan.
Kolonel Amir, Atase Pertahanan RI KBRI Ankara, yang memimpin Tim Evakuasi ke Kahramanmaras telah memastikan pemulasaraan almarhumah dan KBRI telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada keluarga almarhumah. Almarhumah dan keluarga dimakamkan di Kahramanmaras.
Terdapat dua WNI belum bisa dihubungi di Dyarbakir. Tim Evakuasi yang dipimpin oleh Kombes Budi Wardiman masih melakukan pelacakan di Dyarbakir sambil melakukan evakuasi 20 WNI di Dyarbalir dan Malatya.
Adapun Hotline KBRI Ankara adalah +90 532 135 22 98.





Komentar tentang post