Ketua Senat UNG Prof. Dr. Rauf A. Hatu mengatakan berdasarkan peraturan senat, ada tiga calon rektor yang akan diajukan ke kementerian.
Selanjutnya, kata Prof. Rauf, sesuai dengan hasil pemilihan, Senat UNG akan mengajukan ke kementerian dengan melampirkan visi-misi, dan program kerja yang telah disampaikan untuk dilakukan pendalaman.
Menurut Prof. Rauf, dalam waktu yang tidak terlalu lama, dipilih lagi rektor baru 2023 – 2027. Sebelum 26 September sudah ada rektor baru.
Adapun jumlah senat UNG 68 orang, yang menjalankan ibadah haji tiga orang. Satu di antara tiga anggota senat sudah di Gorontalo dan ikut memberikan suara.
Sementara dua anggota senat tidak memberikan suara karena pemilihan berlangsung secara tatap muka, bukan lagi online. Dari 66 suara tersebut tidak ada yang abstain.
Nantinya, dalam pemilihan rektor, tidak ada lagi penyampaian visi misi dan sudah ada suara Menteri.
Biasanya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, akan mengirim eselon satu untuk sama-sama memilih.
“Pemberian suara dari tiga ke satu,” kata Prof. Rauf dalam konferensi pers setelah pemilihan bakal calon rektor UNG, didampingi Sekretaris Senat UNG Prof. Dr. Femy M. Sahami.
“Kewenangan Menteri 35 persen suara, kami sebagai senat sudah memberikan pertimbangan tadi.”





Komentar tentang post