Senin, Juni 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

redaksi
29 Juni 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Tromol untuk pengolahan emas. FOTO: DARILAUT.ID

Kelompok yang menanggung risiko paling rentan adalah anak-anak dan ibu hamil karena sensitivitas yang sangat tinggi terhadap gangguan perkembangan saraf.

Penelitian ini dengan analisis interdisipliner yang menyoroti paradoks kebijakan reduksi merkuri di tengah kerentanan ekonomi masyarakat.

Secara empiris, studi ini memvalidasi bahwa paparan metil merkuri (MeHg) di area tambang skala kecil memicu eskalasi risiko toksikologis yang persisten. Biomarker merkuri pada populasi yang terpapar menunjukkan tingkat yang tinggi, dengan manifestasi klinis yang merusak fungsi neurologis, sistem ginjal, serta sistem endokrin.

Secara khusus, anak-anak dan ibu hamil diidentifikasi sebagai kelompok dengan kerentanan absolut terhadap dampak neurotoksisitas perkembangan.

Konvensi Minamata

Dalam lanskap tata kelola global, ratifikasi Konvensi Minamata pada tahun 2017 dan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) No. 21 Tahun 2019 sejatinya menandai komitmen formal Indonesia dalam agenda penghapusan merkuri. Kendati demikian, realitas di lapangan menunjukkan adanya diskrepansi implementasi yang tajam.

Mandat hukum ini kerap berbenturan dengan fragmentasi kelembagaan, tingginya biaya perizinan, dan persistensi rantai pasok ilegal yang disokong oleh penambangan sinabar domestik. Intervensi yang bersifat koersif dan berpusat pada penegakan sanksi terbukti gagal menghasilkan transformasi perilaku ekstraksi, dan sering kali hanya memicu perpindahan spasial (displasemen) aktivitas penambangan ke wilayah yang lebih terpencil.

Halaman 2 dari 5
Sebelumnya123...5Selanjutnya
Tags: Konvensi Minamata mengenai MerkurimerkuriPertambangan Emas Skala KecilUNGUniversitas Negeri Gorontalo
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Postingan Terkait

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026
Badai Tropis Sedang Berkembang di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

29 Juni 2026

Temuan Ikan Purba Raja Laut di Perairan Pulau Siladen Penting Bagi Konservasi Coelacanth di Indonesia

Gempa Dahsyat Venezuela, 1.430 Orang Tewas dan 3.238 Terluka, Kerugian Ditaksir $6,7 miliar

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

TERBARU

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

Temuan Ikan Purba Raja Laut di Perairan Pulau Siladen Penting Bagi Konservasi Coelacanth di Indonesia

Gempa Dahsyat Venezuela, 1.430 Orang Tewas dan 3.238 Terluka, Kerugian Ditaksir $6,7 miliar

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

BNPB Menginisiasi Sistem Peringatan Dini Banjir di Desa Tupa Bone Bolango

Kemenhub Sesuaikan Syarat Perjalanan Dalam Negeri

Kolagen Sebagai Penyusun Dinding Tubuh Teripang

Sangihe Not For Sale, Melawan Perusahaan Tambang Melalui Film Dokumenter

Ismail Madjid Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Wali Kota Gorontalo

Pemulihan Ekosistem Mangrove Untuk Mengurangi Emisi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.