Jumat, Oktober 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

redaksi
29 Juni 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Tromol untuk pengolahan emas. FOTO: DARILAUT.ID

Lebih jauh, resistensi terhadap kepatuhan hukum tidak dapat dilepaskan dari imperatif kelangsungan hidup. Kemiskinan kronis, minimnya alternatif lapangan kerja formal, serta eskalasi harga emas global menciptakan insentif yang kuat bagi penambang untuk mempertahankan metode amalgamasi merkuri.

Bagi masyarakat marginal yang dihadapkan pada kerentanan ekonomi harian, kewajiban regulasi sering kali direduksi menjadi sekadar abstraksi yang kalah prioritas dibandingkan dengan urgensi untuk menyambung hidup. Oleh karenanya, kepatuhan harus dimaknai sebagai persoalan “kapasitas untuk patuh”, di mana peralihan teknologi menjadi kemustahilan tanpa adanya intervensi akses modal, edukasi, dan subsidi transisi.

Limbah tambang emas. FOTO: DARILAUT.ID

Kajian Lintas Negara

Memperluas cakrawala komparatif, kajian ini juga menarik benang merah dari pengalaman negara-negara seperti Peru, Ghana, dan Tanzania.

Bukti lintas negara mengonfirmasi bahwa kepatuhan menjadi lebih berkesinambungan ketika reformasi hukum ditandemkan dengan pengaturan tata kelola partisipatif, literasi komunitas, dan diversifikasi mata pencaharian. Pendekatan hibrida yang memadukan insentif dengan pengawasan secara konsisten mengungguli langkah-langkah punitif semata.

Sebagai resolusi atas kebuntuan regulasi ini, para peneliti mengonseptualisasikan arsitektur kepatuhan baru yang mengintegrasikan dukungan sosial-ekonomi dengan norma-norma teologis.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Konvensi Minamata mengenai MerkurimerkuriPertambangan Emas Skala KecilUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Next Post

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Postingan Terkait

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

2 Oktober 2026
Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

2 Oktober 2026

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

BMKG: Kondisi Musim di Indonesia Tidak Seragam

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

Karhutla di Pulau Karakelang Talaud Sulawesi Utara

Kebutuhan Pasar Ikan Hias Indonesia Diperoleh Melalui Eksploitasi Dari Alam

UNG Perkuat Tata Kelola Akademik Melalui Uji Publik

Next Post
Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

TERBARU

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

BMKG: Kondisi Musim di Indonesia Tidak Seragam

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

Karhutla di Pulau Karakelang Talaud Sulawesi Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Nunukan, Pelabuhan Lintas Batas Indonesia – Malaysia

13 Program Kerja KKN Kolaboratif UNG di Desa Banuroja Kabupaten Pohuwato Berjalan Sukses

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Kepulauan Miyako Jepang

Konsumsi Ikan Dalam Negeri Menambah Pendapatan Negara, Buat Apa Ribut Ekspor

Lulus SNBP Calon Mahasiswa Tidak Dapat Mengikuti Jalur SNBT dan Mandiri

Memulihkan Garis Pantai Melalui Regenerasi Mangrove Alami di Demak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.