Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penggunaan Bom ikan, Polusi dan Sedimentasi Penyebab Kerusakan Terumbu Karang

redaksi
22 Juni 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
BNPT Diminta Perhatikan Praktik Penangkapan Ikan yang Merusak

Ilustrasi terumbu karang yang hancur akibat praktik penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing) dengan menggunakan bom rakitan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Indonesia menjadi negara dengan bagian terbesar dari segitiga terumbu karang dunia (coral triangle). Indonesia juga daerah yang banyak mendapat gangguan dan ancaman akibat aktivitas manusia. Gangguan ini tidak jarang membuat kerusakan terumbu karang di Indonesia.

Melansir Ipb.ac.id, Senin (21/6), penggunaan bom ikan, polusi dan sedimentasi, penambangan karang untuk bahan bangunan merupakan gangguan yang paling banyak ditemukan di Indonesia.

“Kondisi ini menjadi penyebab kerusakan terumbu karang yang luas di Indonesia. Saat ini kondisi terumbu karang di beberapa daerah di Indonesia semakin menurun,“ ujar ahli Terumbu Karang IPB University Dr Beginer Subhan, dalam Diskusi Sudut Terumbu Bersama Dr Munasik dan Dr Rahmadi Prasetya.

Acara yang menggunakan platform Instragram ini dilaksanakan setiap minggu. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Reef Society dalam rangka berbagi informasi dari berbagai ahli, pakar, praktisi dan pemerhati terumbu karang Indonesia.

Beginer yang juga Instruktur Scientific Diving IPB University, mengatakan, kondisi ini menjadikan Indonesia menjadi laboratorium terbesar di dunia untuk penelitian metode restorasi terumbu karang.

“Bahkan semua metode restorasi terumbu karang sudah diujicoba di Indonesia,” ujar Beginer.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Bom IkanIPB Universitykerugian kerusakan terumbu karangKesehatan EkosistemTerumbu Karang
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

TNI Angkatan Laut Beri Penghargaan Kepada Pelajar Asal Pulau Harapan

Next Post

Indonesia Komitmen Bekerja Sama Dengan FAO

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Indonesia Terpilih Sebagai Anggota Dewan FAO Periode 2021-2024

Indonesia Komitmen Bekerja Sama Dengan FAO

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Di Australia, 3 Ekor Paus Bungkuk Masuk Sungai

IPB Kembangkan Limbah Rumput Laut untuk Pakan Ikan Bandeng

KPU Kabupaten Gorontalo Mengikuti Rapat Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Gorontalo

WHO-WMO Perkuat Program Iklim dan Kesehatan

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

Rektor UNG Dorong Optimalisasi Living Lab Faperta sebagai Pusat Inovasi Pertanian

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.