Keterlibatan NMHS yang lebih besar akan mengubah PDNAs (Preventive Disaster Assessment Analysis) dari sekadar inventarisasi kerusakan yang reaktif menjadi strategi ketahanan yang berwawasan ke depan.
Selain itu, memastikan investasi pemulihan memperkuat sistem peringatan dini, meningkatkan kerentanan sektoral di bidang pertanian, air, energi, dan transportasi, serta mendukung pembangunan yang cerdas iklim.
Publikasi ini menyerukan:
• Integrasi sistematis Sistem Kesehatan Nasional (NMHS) ke dalam proses penilaian dan pemulihan.
• Peningkatan investasi dalam jaringan observasi, sistem peramalan, dan layanan data.
• Penggunaan analisis manfaat sosial ekonomi yang lebih luas.
• Kolaborasi yang lebih erat antara NMHS, kementerian sektoral, dan pemerintah daerah.
NMHS memastikan bahwa keputusan pemulihan dan pembangunan didasarkan pada ilmu pengetahuan yang kuat – mengurangi kerugian, meningkatkan perencanaan, dan melindungi perekonomian nasional.
Analisis ini menghasilkan lima pelajaran utama:
1. Dampak sektoral dapat diprediksi dan dicegah. Pertanian, Perumahan, dan Transportasi secara konsisten menghadapi dampak tertinggi dan harus menjadi sektor prioritas untuk pengurangan risiko.
2. Membangun kembali dengan lebih baik harus memandu pemulihan. Berinvestasi dalam ketahanan selama rekonstruksi mengurangi kerugian berulang dan biaya jangka panjang.




