Riset ini juga mempelajari studi integrasi penginderaan jauh/sistem informasi geografi, pemboran dan pengambilan sampel sedimen, analisis laboratorium, penanggalan umur sampel, dan pengembangan model evolusi lanskap pesisir.
Setelah diperoleh kuantifikasi proses tersebut, penelitian ini diharapkan dapat mendukung pemangku kepentingan dalam membuat kebijakan melestarikan dan merawat lingkungan mangrove dan terumbu karang, kata Tubagus.
Menurut Tubagus luaran dari penelitian ini diharapkan dapat melengkapi data perubahan permukaan laut dalam kurun waktu Holosen hingga Resen khususnya di Belitung, serta pengembangan model evolusi lanskap yang secara bersamaan dapat mengevaluasi kronologi pertumbuhan mangrove dan terumbu karang.
Pemanfaatan dari data tersebut dapat memprediksi maju mundurnya garis pantai serta pertumbuhan ekosistem mangrove-terumbu karang di masa mendatang sehingga dapat dilakukan tindakan antisipatif dalam hal perencanaan dan pengelolaan wilayah pesisir, kata Tubagus.
Penelitian perubahan iklim telah memproyeksikan bahwa permukaan laut global dapat naik antara 0,26 dan 0,77meter (10-30 inci) pada tahun 2100 dibawah berbagai skenario emisi gas rumah kaca.
Kenaikan permukaan laut berdampak negatif pada ekosistem pesisir dan lautan serta mengancam kelangsungan hidup spesies yang bergantung pada ekosistem tersebut.





Komentar tentang post