Dalam perdagangan cabai secara global, tercatat 118 negara menjadi importir cabai dan 34 negara menjadi eksportir cabai.
Puji mengatakan terobosan inovasi teknologi baru pada cabai dapat difokuskan pada penggunaan benih unggul varietas lokal. Ini dapat dilakukan melalui penggalian potensi varietas cabai lokal yang telah terdaftar serta mendorong pendaftaran varietas lokal yang belum terdaftar serta perakitan varietas unggul.
Selain itu, teknologi pemupukan secara lengkap dan berimbang, penggunaan pupuk organik terstandarisasi dan penggunaan kapur sebagai unsur pembenah tanah, teknologi pengendalian hama dan penyakit secara terpadu serta penanganan pasca panen.
Kepala Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan BRIN, Dwinita Wikan Utami, mengatakan, permasalahan cabai nasional menuntut adanya inovasi teknologi yang terus-menerus dikembangkan di antara beberapa teknologi untuk peningkatan daya saing dan peningkatan produksi cabai secara nasional.
Menurut peneliti ahli utama BRIN, Budi Winarto, teknologi haploid adalah teknologi kultur jaringan yang dieksplorasi, dimanfaatkan, digunakan untuk menghasilkan satu atau beberapa hasil generasi gamet jantan atau betina untuk menghasilkan tanaman haploid dan/atau haploid ganda yang disebut juga dengan galur murni.





Komentar tentang post