Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pesona Mutiara Laut Selatan

redaksi
24 November 2019
Kategori : Berita
0
Pesona Mutiara Laut Selatan

Mutiara Laut Selatan (South Sea Pearl) diperoleh dari spesies kerang PINCTADA MAXIMA. FOTO: DOK. Noldy Gustaf F Mamangkey

Nilanto mengatakan, saat ini pasar mutiara dunia didominasi oleh empat jenis mutiara yaitu mutiara laut selatan (south sea pearl), mutiara akoya (akoya pearl), mutiara hitam (black pearl), dan mutiara air tawar (fresh water pearl). Namun dari keempat jenis tersebut, mutiara laut selatan dinilai unggul.

Mutiara laut selatan memiliki ukuran paling besar dibandingkan jenis mutiara lainnya yaitu antara 9-17 mm. Mutiara ini dengan warna kilau keperakan (silver) dan keemasan (gold) sehingga sangat digemari di pasar luar negeri.

Permukaan nacre memancarkan warna biru, silver, dan merah jika terkena cahaya. Tak heran dengan segala keunggulannya tersebut, mutiara jenis ini dibanderol dengan harga yang lebih tinggi yaitu sekitar USD16-18 per gram. “Satu kalung untai bahkan bisa bernilai seharga USD3.000 – 6000,” kata Nilanto.

Berdasarkan data BPS (2019), nilai ekspor mutiara Indonesia pada tahun 2018 mencapai USD42,27 juta dengan negara utama tujuan ekspor Hong Kong, Australia, Jepang, dan China.

Namun demikian, berdasarkan nilai perdagangan mutiara dunia, Indonesia hanya menempati urutan kelima dunia, di bawah Hong Kong, Jepang, French Polynesia/Tahiti, dan China.

Menurut Nilanto, usaha budidaya mutiara di Indonesia tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha budidaya, tetapi juga bagi pelaku usaha kreatif yang memanfaatkan sisa hasil usaha budidaya mutiara. Beberapa di antaranya aneka hiasan dengan memanfaatkan kulit tiram mutiara, kosmetik dari serbuk (powder) mutiara sisa hasil penggergajian kulit tiram mutiara, dan cat kendaraan dari sisa kulit tiram mutiara.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: KKPMutiaraSulawesi Utara
Bagikan13Tweet7KirimKirim
Previous Post

LIPI Riset Laut Dalam Bersama Peneliti Tiongkok dan Amerika Serikat

Next Post

AMSI: Membangun Ekosistem Digital Untuk Masa Depan Bersama

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
AMSI: Membangun Ekosistem Digital Untuk Masa Depan Bersama

AMSI: Membangun Ekosistem Digital Untuk Masa Depan Bersama

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Mengkhawatirkan, 48 Kapal Penangkap Ikan Cina Terlihat di ZEE Filipina

BIG Sosialisasi di Politeknik Negeri Manado

TNI Angkatan Laut, Kemenko Kemaritiman dan Kedutaan Chile Bersihkan Pantai di Denpasar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

59 Pelabuhan di Indonesia Layani Pendaftaran dan Balik Nama Kapal

Namanya Kuda Laut, Tapi Tergolong Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.