Jumat, April 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Petisi untuk Mengakhiri Perburuan Paus dan Lumba-lumba di Kepulauan Faroe

redaksi
21 Februari 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Terbesar di Dunia, 1428 Lumba-lumba Dibantai di Kepulauan Faroe

Bangkai lumba-lumba Atlantik (Atlantic White-Sided Dolphins) yang tergeletak di pantai Pulau Eysturoy setelah dibantai warga Kepulauan Faroe. Lumba-lumba ini bagian dari jumlag 1.428 yang dibantai. FOTO: SEA SHEPHERD

Hanya perburuan lumba-lumba yang saat ini sedang ditinjau, bukan seluruh tradisi “menggiling”.

Dalam petisi, yang diserahkan oleh organisasi Whale and Dolphin Conservation, para penandatangan menyerukan diakhirinya praktik tersebut.

Pada September 2021 lalu, tercatat sebanyak 1428 lumba-lumba Atlantik telah dibantai tahun ini di pantai Kepulauan Skálabotnur. Jumlah ini tercatat sebagai perburuan tunggal terbesar di dunia.

Menurut organisasi lingkungan Sea Shepherd dalam sejarah perburuan di kawasan tersebut, jumlah ini yang terbesar dalam sejarah Faroe. Jumlah lumba-lumba atau paus pilot yang dibantai sebanyak 1.200 terjadi pada tahun 1940).

Kemungkinan jumlah 1428 lumba-lumba dan cetacea lainnya ini merupakan perburuan tunggal terbesar yang pernah tercatat di seluruh dunia.

Pada Minggu malam, 12 September 2021, ratusan lumba-lumba Atlantik ini didorong dan digiring selama berjam-jam dengan kapal dan jet-ski ke perairan dangkal di Skálabotnur.

Organisasi Sea Shepherd telah mengkritik dan berjuang untuk menghentikan pembantaian cetacea tersebut. Perburuan ini juga telah menimbulkan pro dan kontra di Kepulauan Faroe.

Setiap tahun Sea Shepherd mengirim kru untuk mengamati dan mendokumentasikan pembunuhan tersebut. Gambar-gambar menunjukkan laut berubah menjadi merah saat paus dan lumba-lumba dibantai sampai mati di perairan dangkal.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: FaroeInggrisLumba-lumbaPerburuan PausSea Shepherd
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Dompeng Terbalik Saat Tarik Trol Udang di Nunukan

Next Post

Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Postingan Terkait

Negara Kepulauan Tuvalu di Samudra Pasifik Akan Tenggelam

Negara Kepulauan Tuvalu di Samudra Pasifik Akan Tenggelam

24 April 2026
Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

23 April 2026

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

Next Post
Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Komentar tentang post

TERBARU

Negara Kepulauan Tuvalu di Samudra Pasifik Akan Tenggelam

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Pengawas Hiu 011 Tangkap Dua Kapal Vietnam

Puluhan Tukik Lekang Dilepas di Pantai Kulon Progo

Siklon Fili Tumbuh Jadi Kategori 2 di Laut Koral

Otoritas Perikanan Jepang Membiarkan Paus Minke Terjebak dalam Jaring

Hari Cek Fakta Internasional, Ini Gagasan Generasi Muda

Tim SAR Gabungan Evakuasi Potongan Material Pesawat Sriwijaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.