Selasa, Agustus 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

redaksi
24 November 2020
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Kemasan plastik yang dibuang begitu saja atau bocor ke lingkungan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Dalam seminar International Conference on the Ocean and Earth Sciences (ICOES), Jumat (20/11) pekan lalu, Zainal membawakan materi mengenai “Policy and Research on Marine Plastic Pollution in Indonesia: Achieving the target of 70% reduction of marine plastic litter by 2025.”

Menurut Zainal, sampah plastik adalah salah satu kontaminan yang baru-baru ini menjadi perhatian. Sampah plastik ukuran lebih 5 mm, atau yang biasa disebut makro plastik, berpotensi mengurangi keindahan lingkungan pantai dan membawa spesies asing.

Untuk plastik ukuran lebih kecil dari 5 mm, atau mikro/nano plastik akan dimakan oleh larva dan shellfish.

“Hal tersebut juga akan berdampak pada kesehatan kita. Plastik mikro/nano berpotensi mengikat kontaminan yang ada di ekosistem perairan, yang akan berdampak pada ekosistem dan keamanan pangan,” kata Zainal seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Zainal mengatakan, terdapat empat sumber sampah plastik ke laut, yaitu yang berasal dari kota, industri, pertanian dan maritim. Sebanyak 70 – 80 persen sampah plastik tersebut bersumber dari darat.

Terkait dengan kebijakan pemerintah dalam menanggulangi pencemaran plastik, kata Zainal, terdapat dua peraturan paling signifikan yaitu Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017, di mana 30 persen pengurangan semua limbah pada sumbernya.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: LIPIPencemaran Lingkungansampah plastik
Bagikan15Tweet6KirimKirim
Previous Post

Laut Indonesia Digunakan Sebagai Laboratorium Alam

Next Post

Indonesia Perlu Indeks untuk Mengukur Keanekaragaman Hayati

Postingan Terkait

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Banjir di Vietnam Utara Meluas, Badai Tropis Narra Masih Berada di Teluk Tonkin

25 Agustus 2026
Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

24 Agustus 2026

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Badai Tropis Gaenari Mendarat di Pesisir Fujian Cina

Pesona Dermaga Luluo: Keindahan Laut, Nelayan dan Kehangatan Masyarakat Pesisir Kabupaten Gorontalo

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Next Post
Indonesia Perlu Indeks untuk Mengukur Keanekaragaman Hayati

Indonesia Perlu Indeks untuk Mengukur Keanekaragaman Hayati

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir di Vietnam Utara Meluas, Badai Tropis Narra Masih Berada di Teluk Tonkin

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Badai Tropis Gaenari Mendarat di Pesisir Fujian Cina

Pesona Dermaga Luluo: Keindahan Laut, Nelayan dan Kehangatan Masyarakat Pesisir Kabupaten Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

UNEP Akan Menilai Dampak Lingkungan Konflik di Gaza

Kemenhub Patroli Menara Suar Pulau Iyu Kecil di Selat Malaka

Banjir di China Telah Menewaskan 302 Orang

640 Ribu Kasus Virus Corona Sembuh, di Indonesia 747 Orang

Gejala Sengatan Ubur-ubur Irukandji

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.