Perekayasa Ahli Muda Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) BRIN Ari Kuncoro menjelaskan bahwa pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada kapal tangkap rajungan berpotensi signifikan dalam menekan biaya operasional sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan.
Di sisi lain, Perekayasa Ahli Madya BRIN Endah Suwarni menyampaikan bahwa BRIN juga mengembangkan kapal ancak berbahan material fiberglass untuk mengoptimalkan pemanenan rumput laut secara lebih efisien.
Webinar tersebut juga membahas sejumlah tantangan ketahanan pangan, transisi energi bersih, dan peningkatan daya saing produk perikanan.
Webinar diselenggarakan oleh PRTH BRIN sebagai upaya mendorong kolaborasi riset dan inovasi terapan di bidang teknologi kapal.
Kegiatan dengan tema “Pengembangan Teknologi Kapal Perikanan Berbasis Kolaborasi Riset untuk Ketahanan Pangan dan Daya Saing Nelayan” bertujuan untuk meningkatkan peran serta BRIN dalam pembangunan ekonomi biru di Indonesia.
Inovasi yang diharapkan yaitu mengintegrasikan pemanfaatan energi baru terbarukan, sistem pengolahan hasil tangkap di atas kapal, keselamatan kerja, dan efisiensi desain.




