KKP telah mengerahkan Kapal Pengawas Perikanan Napoleon 037 yang beroperasi dibawah Stasiun PSDKP Pontianak untuk bergabung dengan tim Search and Rescue (SAR) gabungan dalam melakukan pencarian korban.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang juga Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar, Sabtu (17/7) mengatakan, KKP bersama dengan jajaran instansi terkait lainnya yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan, saat ini tengah melakukan pencarian dan pertolongan terhadap anak buah kapal (ABK) yang dinyatakan hilang pada kecelakaan 16 kapal di mana 12 di antaranya merupakan kapal nelayan yang tenggelam karena cuaca buruk.
Tim KKP yang bergabung dalam tim SAR Gabungan terus bekerja untuk proses identifikasi korban dan berkoordinasi dalam rangka pemulangan enam orang nelayan asal Jakarta yang berhasil diselamatkan dalam proses evakuasi tersebut.
Sementara itu, mengutip Humas.polri.go.id, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengerahkan helikopter Polri Bell 429 untuk membantu upaya pencarian korban tragedi 17 kapal tenggelam di Perairan Kalimantan Barat.
Dir Polairud Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta T didampingi Dansat Brimob Polda Kalbar Kombes Pol Taufiq Hidayat memimpin jalannya pencarian tenggelamnya 17 kapal nelayan di perairan Kalimantan Barat, Minggu (18/7).





Komentar tentang post