Jumat, Mei 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Red Tide di Filipina Menyebabkan 31 Orang Keracunan

redaksi
28 September 2024
Kategori : Berita
0
Red Tide di Filipina Menyebabkan 31 Orang Keracunan

Seorang pria membawa korban racun kerang lumpuh dari Desa Parasan di Kota Pulau Daram, Samar, pada Rabu 25 September 2024. FOTO: PNA

Darilaut – Sedikitnya 31 orang di Desa Parasan, Daram, Provinsi Samar, Filipina, jatuh sakit setelah memakan kerang yang keracunan atau terinfeksi red tide.

Menurut Departemen Kesehatan (DOH) Filipina, Kamis (26/9) dari 31 korban, 20 dilarikan ke Rumah Sakit Provinsi Samar di Kota Catbalogan pada hari Rabu (25/9), sementara 11 dirawat di unit kesehatan pedesaan karena gejala ringan.

Warga ini, termasuk delapan anak-anak, mengonsumsi kerang hijau yang dipanen dari perairan pesisir Zumarraga, Samar, salah satu badan air positif red tide.

Melansir Kantor Berita PNA, para pasien mengalami gejala termasuk sakit kepala, mati rasa tubuh, mati rasa ekstremitas, pusing, muntah, dan sakit perut, kata petugas informasi regional DOH Visayas Timur, Jelyn Lopez-Malibago.

“Penyelidikan lebih lanjut saat ini sedang berlangsung. Untuk saat ini, kami mendorong semua orang untuk mengindahkan dan mematuhi saran yang dikeluarkan oleh Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan (BFAR),” ujar Malibago.

Di provinsi Samar, Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan telah menaikkan larangan kerang di perairan pesisir Pulau Daram; perairan pesisir Pulau Zumarraga; Teluk Cambatutay di kota Tarangnan; Teluk Irong-Irong di Catbalogan; dan Teluk Maqueda di kota-kota Jiabong, Motiong, Paranas, San Sebastian, Calbiga, Pinabacdao, dan Hinabangan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FilipinaKerangRed Tide
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Jebi Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post

Badai Besar Helene Menyebabkan 25 Orang Tewas di AS

Postingan Terkait

Transplantasi karang

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

14 Mei 2026
Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

14 Mei 2026

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Next Post
Badai Besar Helene Menyebabkan 25 Orang Tewas di AS

Badai Besar Helene Menyebabkan 25 Orang Tewas di AS

TERBARU

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Penyebab Utama Kematian di Bumi

17 Februari 1674, Gempa dan Tsunami Dahsyat di Ambon

Bibit Siklon Tropis 93W Masih Berkembang Dekat Brunei

Pemanfaatan Kecerdasan Buatan di Bidang kesehatan dan Mitigasi Perubahan Iklim

Banyak Kapal Perikanan Melakukan Pelanggaran

Tol Laut Layani Rute Gorontalo – Ternate

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.