Rabu, September 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Restorasi Sungai dan Lahan Basah Diluncurkan pada Konferensi Air PBB

redaksi
29 Maret 2023
Kategori : Berita
0
Restorasi Sungai dan Lahan Basah Diluncurkan pada Konferensi Air PBB

Sungai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – inisiatif restorasi sungai dan lahan basah terbesar dalam sejarah “Freshwater Challenge” diluncurkan pada Konferensi Air PBB di New York, Kamis (23/3).

Inisiatif Freshwater Challenge (Tantangan Air Tawar) tersebut diluncurkan koalisi pemerintah untuk memulihkan sungai, danau, dan lahan basah yang terdegradasi. Hal ini sangat penting untuk mengatasi krisis air, iklim, dan alam yang memburuk di dunia.

Dalam siaran pers Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), Freshwater Challenge bertujuan untuk memulihkan 300.000 km sungai atau setara lebih dari 7 kali keliling Bumi — dan 350 juta hektar lahan basah — area yang lebih luas dari India – pada tahun 2030.

Bersamaan dengan pasokan air, ekosistem air tawar yang sehat memberikan banyak manfaat bagi manusia dan alam, dan sangat penting untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Selain itu, mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Selama setengah abad ini, sepertiga dari lahan basah dunia telah hilang lebih cepat daripada hutan. Sungai dan danau adalah ekosistem yang paling terdegradasi di dunia, dengan populasi ikan, banyak di antaranya sangat penting untuk ketahanan pangan masyarakat, yang terdorong ke tepi jurang.

Maret ini, laporan penilaian keenam Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) atau Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim menguraikan dampak serius perubahan iklim terhadap ekosistem air tawar.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: IPCCKonferensi Air PBBKrisis AirPerubahan IklimRestorasi Lahan BasahRestorasi SungaiUNEP
Bagikan27Tweet1KirimKirim
Previous Post

Wabah Flu Burung, Jepang Memusnahkan Ratusan Ribu Ayam

Next Post

4 Miliar Orang Mengalami Kelangkaan Air

Postingan Terkait

Topan Surigae Menguat dengan Cepat di Timur Okinawa

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

30 September 2026
Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

30 September 2026

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
4 Miliar Orang Mengalami Kelangkaan Air

4 Miliar Orang Mengalami Kelangkaan Air

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Namse Bangzhod Hilang, TNI Angkatan Laut Lakukan Pencarian

Riset Kelautan dengan Big Science

Erupsi Gunung Ibu, Warga 7 Desa di Halmahera Barat Dievakuasi

AMSI: Membangun Ekosistem Digital Untuk Masa Depan Bersama

Maluku, Pertama Terapkan Fair Trade Perikanan Tangkap Dunia

Ini 13 Program Kerja KKN Kolaboratif UNG di Desa Banuroja Pohuwato

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.