Menurut Sekretaris Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Erlang Samodro, selain Indonesia, China juga sedang mengembangkan obat tradisional bagi pasien Covid-19.
“Kerjasama uji klinis herbal ini akan difokuskan di RSD Wiswa Atlet,” kata Erlang yang juga dokter spesialis paru.
Erlang mengatakan, sampai dengan saat ini vaksin Covid-19 belum ditemukan. Namun Indonesia masuk dalam daftar pengujian vaksin Covid-19 oleh WHO.
“Indonesia masuk dalam solidarity clinical trial, meliputi pengujian obat-obatan termasuk vaksin di bawah Balitbang Kementerian Kesehatan,” ujarnya.
Uji klinis immunomodulator ini akan dilakukan di bulan Juni 2020 pada 90 pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet. Terdapat dua produk yang akan di uji klinis, yaitu cordyceps militaris dan kombinasi herbal (rimpang jahe merah dan herbal lain).
Kombinasi herbal ini sudah diformulasikan. Ada prototipe dan datanya, serta memiliki izin edar dari BPOM. Konsumsi herbal akan dilakukan selama 14 hari. Diharapkan pada bulan Juli analisis dan hasil sementara dari uji klinis sudah terlihat. Semoga di bulan Agustus didapatkan laporan akhir.
Selain itu, ke depan obat herbal ini tidak hanya untuk mengobati, namun dapat sebagai pencegahan untuk ODP dan PDP yang terindikasi covid-19.*





Komentar tentang post