Selanjutnya, 28 delapan desa di 15 kecamatan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, juga terdampak kekeringan.
BPBD setempat mencatat sebanyak 2.016 KK atau 39768 jiwa membutuhkan bantuan suplai air bersih.
Pihak BPBD Kabupaten Bogor telah mengirimkan air bersih ke sejumlah kecamatan. Pada Kamis (16/7), 30 ribu liter terdistribusi ke empat kecamatan, yaitu Kecamatan Leuwisadeng, Jonggol, Dramaga, dan Tanjungsari.
Peristiwa Kekeringan melanda sejumlah wilayah di Indonesia sejak Juni hingga Juli tahun ini. Sebelumnya, dilaporkan kekeringan terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Krisis air bersih akibat dampak kekeringan juga terjadi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, sejak 19 Juni.
Kekeringan juga terjadi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kemudian di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, serta Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
BNPB mengimbau menghadapi bencana kekeringan, warga diharapkan bijak dalam pemanfaatan ketersediaan air. Apabila terjadi hujan, warga dapat memanen sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.



