Integrasi antara restorasi mangrove dan praktik budi daya ramah lingkungan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ketahanan tambak terhadap berbagai risiko lingkungan sekaligus membantu menekan biaya produksi.
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip ekonomi biru yang menempatkan kesehatan ekosistem pesisir sebagai landasan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Direktur Program Kelautan YKAN, Muhammad Ilman, mengatakan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
SECURE bukan hanya tentang produksi udang, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat membangun kembali hubungan dengan ekosistem pesisirnya. Ketika mangrove dipulihkan dan kapasitas petambak diperkuat, kita dapat melihat sistem pengelolaan yang lebih tangguh, baik secara ekonomi maupun ekologis, kata Ilman.




