• Rute Atlantik Afrika Barat mencatat penurunan paling tajam dibandingkan rute mana pun di Eropa, yakni turun 78 persen menjadi 2.276 orang yang tiba di Spanyol, seiring bergesernya titik keberangkatan ke arah selatan yang membuat perjalanan menjadi lebih jauh dan berbahaya.
• Yaman mencatat kenaikan sembilan persen dalam jumlah kedatangan melalui rute timur dari Tanduk Afrika.
• Konflik di Timur Tengah memicu pengungsian besar-besaran di Lebanon dan peningkatan jumlah orang yang kembali melintasi perbatasan ke Suriah.
Isu Rohingya
Para ahli independen PBB menyerukan tindakan mendesak untuk mendukung hampir 1,2 juta pengungsi Rohingya yang tinggal di Bangladesh, menyusul laporan bahwa dua kapal yang membawa lebih dari 500 orang terbalik di lepas pantai Myanmar setelah berangkat dari negara bagian Rakhine pada akhir Juni.
Sering kali menjadi korban perdagangan manusia, lebih dari 6.500 orang Rohingya melakukan perjalanan laut yang berbahaya pada tahun 2025, dengan perkiraan 900 kematian—sekitar 66 persen di antaranya adalah perempuan dan anak-anak—menurut badan-badan PBB.
Satu dari tujuh orang hilang atau meninggal di Laut Andaman dan Teluk Benggala, yang merupakan “tingkat kematian tertinggi di dunia untuk rute perjalanan laut pengungsi dan migran mana pun,” ujar para ahli yang ditunjuk oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB tersebut.




