Proyek restorasi sedang berlangsung di distrik pesisir di seluruh Sri Lanka. Di beberapa tempat, para peneliti sedang mengkaji potensi lokasi restorasi mangrove, termasuk kualitas tanah dan airnya. Hal ini akan membantu para pegiat konservasi dalam memilih campuran spesies bakau terbaik untuk suatu lokasi tertentu, sehingga menciptakan kondisi bagi hutan bakau untuk pulih kembali.
Pendekatan ini dirancang untuk menghilangkan hambatan terhadap pertumbuhan mangrove, termasuk mati lemas akibat polusi plastik, dan memungkinkan alam “melakukan keajaibannya,” kata Jayakody, yang memimpin komite ahli.




