Medvedev tidak menyebutkan negara mana, tetapi mengatakan serangan AS menyebabkan kerusakan minimal dan tidak akan menghentikan Teheran untuk mengejar senjata nuklir.
Tiongkok mengutuk keras serangan AS terhadap Iran dan pengeboman fasilitas nuklir di bawah perlindungan Badan Tenaga Atom Internasional, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Minggu.
Tindakan Amerika Serikat tersebut secara serius melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB serta hukum internasional, dan telah memperburuk ketegangan di Timur Tengah, kata juru bicara tersebut.
Tiongkok menyerukan kepada pihak-pihak yang berkonflik, khususnya Israel, untuk mencapai gencatan senjata sesegera mungkin, memastikan keselamatan warga sipil, serta memulai dialog dan negosiasi, kata juru bicara tersebut.
Pemberontak Houthi di Yaman maupun Hamas telah mengutuk serangan AS. Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, biro politik Houthi meminta negara-negara Muslim untuk bergabung dengan “opsi Jihad dan perlawanan sebagai satu front melawan arogansi Zionis-Amerika.”
Hamas dan Houthi merupakan bagian dari apa yang disebut Poros Perlawanan Iran, kumpulan proksi pro-Iran yang membentang dari Yaman hingga Lebanon yang selama bertahun-tahun memberi Republik Islam itu kekuasaan yang cukup besar di seluruh wilayah.




