Pani Gold Proyek dikelola oleh PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), PT Pani Bersama Jaya (PBJ), PT Pani Bersama Tambang, dan PT Puncak Emas Gorontalo.
Saat itu, Dewan Direksi Merdeka dan para pemegang saham utamanya, Provident Capital, Saratoga Group, dan Thohir Group, telah menyetujui hasil Studi Kelayakan dan pengembangan Pani.
Persiapan Proyek Emas Pani berlangsung sesuai jadwal dengan perkembangan signifikan dalam desain, teknik, dan konstruksi, termasuk produksi peralatan utama serta pengujian heap leach yang telah selesai. Infrastruktur pendukung seperti fasilitas penyimpanan bahan bakar, pelabuhan, dan gardu induk listrik juga dalam tahap pembangunan.
Kini, PT Merdeka Gold Resources Tbk sebagai pengelola Proyek Emas Pani melalui sejumlah anak usaha yang menangani kegiatan tambang, pengolahan, dan infrastruktur pendukung. Saham mayoritas dimiliki oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA).

Seperti yang tercantum di situs web merdekagoldresources.com, PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode EMAS, pada September 2025.
Pada perdagangan hari pertama, saham EMAS langsung meningkat 25% ke Rp3.600 per saham, menyentuh auto reject atas (ARA), menunjukkan antusiasme pasar terhadap saham perusahaan.




