Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setiap Tahun 10 Juta Hektar Hutan Hilang Karena Deforestasi

redaksi
21 Maret 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
Setiap Tahun 10 Juta Hektar Hutan Hilang Karena Deforestasi

Ilustrasi pohon. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ekosistem hutan dalam bahaya. Setiap tahun, 10 juta hektar hutan hilang karena deforestasi, sementara sekitar 70 juta hektar terkena dampak kebakaran.

Kesejahteraan planet ini dan generasi mendatang bergantung pada ekosistem hutan. Untuk itu, melindungi dan memulihkan hutan sangat mendesak.

Untuk mempertahankan ekosistem hutan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 21 Maret setiap tahun sebagai Hari Hutan Internasional (International Day of Forests).

Hutan, pilar ketahanan pangan dan gizi global. Jutaan keluarga khususnya masyarakat adat dan pedesaan bergantung pada mata pencaharian ini.

Hutan menyediakan makanan penting seperti buah-buahan, biji-bijian, akar dan daging liar, dan sumber daya dasar lainnya bagi masyarakat adat dan pedesaan.

Akan tetapi fungsi hutan jauh melampaui. Hutan adalah sumber energi yang vital, menyediakan kayu untuk memasak, memainkan peran kunci dalam pertanian dengan menampung penyerbuk dan bertindak dalam pengayaan tanah, regulasi iklim, dan konservasi keanekaragaman hayati.

Selain itu, daerah aliran sungai berhutan memasok air tawar ke lebih dari 85% kota-kota besar dunia.

Dalam situasi krisis, hutan menjadi jalur hidup ekonomi dan pangan, menyediakan hingga 20% dari pendapatan keluarga di daerah pedesaan, dan menjamin pola makan yang sehat.

Tags: Hari Hutan InternasionalInternational Day of ForestsMasyarakat AdatPBB
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dies Natalis Fakultas Kedokteran UNG Ditutup dengan Tausiah

Next Post

Akademisi UNG Kritisi Program Makan Berigizi Gratis

Postingan Terkait

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

31 Mei 2026
Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

31 Mei 2026

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

Next Post
Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

Akademisi UNG Kritisi Program Makan Berigizi Gratis

TERBARU

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

40 Penyelam Thailand Mengangkat Jaring Hantu di Terumbu Karang yang Memutih

Perkuat Ekosistem Pers Digital, Dewan Pers dan KPPU Resmi Jalin Kerja Sama

BMKG Survei Jejak Tsunami Selat Sunda

Cukup 4 Jam Pakai Masker Kain

Digigit Hiu Pemotong, Paus Berkepala Melon Mati Terdampar di Perairan Buleleng

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.