Kamis, Juli 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Fytia Menyebabkan Kehancuran di Madagaskar

redaksi
2 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis Fytia Menyebabkan Kehancuran di Madagaskar

Siklon tropis Fytia membawa hujan dan menyebabkan banjir di Madagaskar. FOTO: BNGRC/L'Express Madagascar/imazpress.com

Kerusakan material yang signifikan juga tercatat: 4.646 rumah terendam banjir, 104 rumah rusak, dan 813 rumah hancur.

Sekitar dua puluh ruang kelas rusak (atapnya terlepas atau sebagian hancur), dan tiga lainnya hancur total.

Mengutip Imazpress.com, Fytia mendarat di Provinsi Mahajanga, Madagaskar. Menurut Meteo France, siklon tropis ini “merupakan badai terkuat yang melanda provinsi ini sejak Andry pada tahun 1983.”

“Mata badai itu mendarat di Tanjung Amparafaka, dekat kota Maroalika dan Soalala, 75 km timur laut dari Tanjung Saint-André dan 120 km barat Mahajanga,” kata Meteo France.

Provinsi Mahajanga di barat laut Madagaskar mengalami kondisi cuaca yang sangat buruk dengan curah hujan yang sangat lebat, angin yang merusak, dan kondisi laut yang berbahaya.

Setelah berada di Samudra Hindia, menurut JTWC, Fytia diperkirakan akan terus bergerak ke arah tenggara. Dalam 12 hingga 18 jam, sistem ini akan sedikit menguat.  

Selama 18 jam ke depan, Fytia akan melanjutkan jalur ke arah Tenggara. Selanjutnya, sistem ini akan mulai mengalami transisi subtropis sekitar 60 jam lagi.

Fytia diperkirakan akan meningkat intensitasnya menjadi 100 km per jam (55 knot) dalam 24 jam karena kondisi lingkungan sebagian besar tetap menguntungkan, kata JTWC.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: JTWCMadagaskarPulau ReunionSamudra HindiaSiklon Tropis Fytia
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Saran dan Pesan WHO Saat Menghadapi Penyakit Virus Nipah yang Hingga Kini Belum Ada Obatnya

Next Post

Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

Postingan Terkait

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

9 Juli 2026
Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

9 Juli 2026

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

Next Post
Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

TERBARU

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekosistem yang Sehat dan Dinamis Berperan Melindungi Keanekaragaman Hayati

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

Video Langka, Penyelam Jepang Merekam Cumi-cumi Raksasa

Dapat Hidup 230 Tahun, Ini Masalah Besar Ikan Oranye

Bertambah Hewan Laut Terdampar, LIPI: Ada Permasalahan Serius

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.