Jumat, Juli 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Fytia Menyebabkan Kehancuran di Madagaskar

redaksi
2 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis Fytia Menyebabkan Kehancuran di Madagaskar

Siklon tropis Fytia membawa hujan dan menyebabkan banjir di Madagaskar. FOTO: BNGRC/L'Express Madagascar/imazpress.com

Kerusakan material yang signifikan juga tercatat: 4.646 rumah terendam banjir, 104 rumah rusak, dan 813 rumah hancur.

Sekitar dua puluh ruang kelas rusak (atapnya terlepas atau sebagian hancur), dan tiga lainnya hancur total.

Mengutip Imazpress.com, Fytia mendarat di Provinsi Mahajanga, Madagaskar. Menurut Meteo France, siklon tropis ini “merupakan badai terkuat yang melanda provinsi ini sejak Andry pada tahun 1983.”

“Mata badai itu mendarat di Tanjung Amparafaka, dekat kota Maroalika dan Soalala, 75 km timur laut dari Tanjung Saint-André dan 120 km barat Mahajanga,” kata Meteo France.

Provinsi Mahajanga di barat laut Madagaskar mengalami kondisi cuaca yang sangat buruk dengan curah hujan yang sangat lebat, angin yang merusak, dan kondisi laut yang berbahaya.

Setelah berada di Samudra Hindia, menurut JTWC, Fytia diperkirakan akan terus bergerak ke arah tenggara. Dalam 12 hingga 18 jam, sistem ini akan sedikit menguat.  

Selama 18 jam ke depan, Fytia akan melanjutkan jalur ke arah Tenggara. Selanjutnya, sistem ini akan mulai mengalami transisi subtropis sekitar 60 jam lagi.

Fytia diperkirakan akan meningkat intensitasnya menjadi 100 km per jam (55 knot) dalam 24 jam karena kondisi lingkungan sebagian besar tetap menguntungkan, kata JTWC.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: JTWCMadagaskarPulau ReunionSamudra HindiaSiklon Tropis Fytia
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Saran dan Pesan WHO Saat Menghadapi Penyakit Virus Nipah yang Hingga Kini Belum Ada Obatnya

Next Post

Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

Postingan Terkait

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

10 Juli 2026
AMSI Dukung Panduan UNESCO untuk Kompensasi yang Adil bagi Karya Jurnalistik di Era AI

AMSI Dukung Panduan UNESCO untuk Kompensasi yang Adil bagi Karya Jurnalistik di Era AI

10 Juli 2026

Konsultasi UNESCO, Indonesia komitmen Perjuangkan Kompensasi Karya Jurnalistik yang Dimanfaatkan Platform Digital

Teknik Industri UNG Kembangkan Aplikasi LibQual Analyzer

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

Korban Tewas Akibat Badai Tropis Maysak di Guangxi Bertambah Menjadi 39 Orang

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Next Post
Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

TERBARU

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

AMSI Dukung Panduan UNESCO untuk Kompensasi yang Adil bagi Karya Jurnalistik di Era AI

Konsultasi UNESCO, Indonesia komitmen Perjuangkan Kompensasi Karya Jurnalistik yang Dimanfaatkan Platform Digital

Teknik Industri UNG Kembangkan Aplikasi LibQual Analyzer

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

AmsiNews

REKOMENDASI

Publikasi Terbaru, P20 LIPI Temukan 5 Spesies Biota Laut Dalam

Kapal barang KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Dengan Lampu Hijau Ini, Angka Tangkapan Penyu Menurun

Rektor IPB: Kerjasama antar Universitas Perlu Diperkuat

Data Danau di Indonesia Masih Terbatas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.