Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Horacio Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

redaksi
24 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis Horacio Makin Menguat di Dekat Port Marthurin

Ilustrasi siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Siklon Tropis (tropical cyclone) Horacio menguat di perairan terbuka Samudra Hindia, pada Selasa (24/2).

Horacio menguat menjadi siklon tropis intens (intense tropical cyclone) dan siklon tropis yang sangat intens (very Intense tropical cyclone) di dekat Port Marthurin.

Siklon Horacio dengan jarak 471 km Selatan Tenggara Port Marthurin atau 820 km Tenggara Port Louis. Sistem bergerak ke arah selatan-barat daya dan berbelok ke selatan tenggara.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 11,6 meter (38 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Menurut JTWC peningkatan intrusi udara kering dikombinasikan dengan peningkatan geser angin yang cepat dan drastis diperkirakan akan menurunkan struktur vertikal pusaran, mengakibatkan tren pelemahan yang cepat selama 2 hari ke depan.

Penurunan suhu permukaan laut (diperkirakan menjadi 24–25°C dalam 2 hari) dan geser angin mendekati 95 km per jam (50 knot) akan mengakibatkan pelemahan lebih lanjut.

Dalam 3 hari, pusaran akan mulai berinteraksi dengan palung tingkat atas yang lewat, suhu permukaan laut akan turun menjadi 22–23°C dan gaya baroklinik yang cukup akan menyebabkan sistem memulai transisi ekstratropis (ETT), yang diperkirakan akan selesai dalam 4 hari.

Terkait intensitas, menunjukkan pelemahan yang cepat, dengan sebagian besar model menurunkan nilai kecepatan angin puncak menjadi 55–85 km per jam (30–45 knot) dalam 3 hari.

Tags: JTWCSamudra HindiaSiklon tropis Horacio
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Siapa Anak Muda yang Memiliki Ide Besar Melindungi Planet Ini, UNEP Buka Pendaftaran Young Champions 2026

Next Post

Kisah Nelayan Cahaya Bilqis Tangkap Tuna Sirip Biru Berat 230 Kg di Laut Maluku

Postingan Terkait

UNG Menggelar Wisuda ke-60

UNG Menggelar Wisuda ke-60

15 April 2026
Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

15 April 2026

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Kisah Nelayan Cahaya Bilqis Tangkap Tuna Sirip Biru Berat 230 Kg di Laut Maluku

Kisah Nelayan Cahaya Bilqis Tangkap Tuna Sirip Biru Berat 230 Kg di Laut Maluku

TERBARU

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

Majelis Senat Akademik PTNBH Adakan Sidang Paripurna, Rektor UNG Salah Satu Narasumber

Aspirasi Warga Siduwonge: Air Bersih dan Penerangan Jalan Umum

UNG Selektif Dalam Penggunaan Anggaran

Lewat Jalur Laut Davao-Bitung, 91 Satwa Langka Dipulangkan ke Indonesia

Hujan Es Masih Dapat Terjadi Hingga Maret – April Mendatang

Siklus Matahari 11 Tahun, NASA dan NOAA Umumkan Capai Periode Maksimum

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.