Lebih lanjut, Raflin menambahkan bahwa FEB UNG berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi lintas sektor guna menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri serta masyarakat. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan visi UNG sebagai kampus unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Sementara itu, Branch Manager BSI KC Gorontalo, Ramdan Malik, menyambut baik terjalinnya kolaborasi dengan FEB UNG. Ia menilai kerja sama ini penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang ekonomi dan keuangan syariah yang kini semakin dibutuhkan oleh industri perbankan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan literasi keuangan syariah dan peningkatan kompetensi mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja,” kata Ramdan.
Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tamu yang menghadirkan Dr. Luqyan Tamaeni, Head of BSI Institute, sebagai narasumber utama. Ia membawakan materi bertajuk “Ekonomi Islam dalam Lanskap Global: Isu Terkini, Arah Kebijakan, dan Strategi”, yang menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk memahami dinamika dan prospek ekonomi syariah di tingkat global.




