Hal ini juga terlihat di kedalaman 94 dan 73 meter. Selanjutnya di puncak terumbu kedalaman 46 dan 49 meter, robot bawah air merekam berbagai jenis karang dan ikan, termasuk spesies hiu.
Melalui penyelaman ini, tim ilmuwan merekam dan mengambil sampel sejumlah biota laut dan struktur yang membangun terumbu tersebut.
Semenanjung Cape York terletak paling utara di Taman Laut Great Barrier Reef. Kawasan ini termasuk salah satu daerah paling terisolasi di benua Australia.
Sedikit yang diketahui tentang apa yang ada di perairan lepas pantai dan dasar perairan yang lebih dalam.
Para ilmuwan menganggap dasar perairan yang lebih dalam ini sebagai batas Great Barrier Reef.
Hasil pemetaan bawah laut menunjukkan terdapat ngarai laut dalam yang kompleks, longsoran besar dan terumbu karang mesofotik yang muncul dari kedalaman 500 meter di bawah permukaan laut.
Namun, yang masih menjadi pertanyaan mengapa ada terumbu karang lepas dan struktur ngarai laut dalam di kawasan tersebut.
Dalam siaran pers Schmidt Ocean Institute, Senin 26 Oktober 2020, terumbu karang ini pertama kali ditemukan pada 20 Oktober.
Saat itu, tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Robin Beaman dari Universitas James Cook melakukan pemetaan bawah air di dasar laut Great Barrier Reef bagian utara.





Komentar tentang post