Selasa, Juni 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tahun 2021 Jawa Barat Paling Banyak Mengalami Bencana Alam

redaksi
31 Desember 2021
Kategori : Berita
0
Tahun 2021 Jawa Barat Paling Banyak Mengalami Bencana Alam

BNPB

Darilaut – Total kejadian bencana alam sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2021 sebanyak 3.092. Wilayah yang paling banyak mengalami peristiwa bencana alam adalah Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebaran kejadian bencana alam di Jawa Barat 768, Jawa Timur 398, Jawa Tengah 313, Aceh 216, Kalimantan Selatan 110, Sumatera Utara 104, Sulawesi Selatan 102, dan Kalimantan Tengah 100.

Provinsi yang paling sedikit terjadi bencana alam selama 2021 seperti Papua Barat 3, DI Yogyakarta 4, Jambi 9, Kalimantan Utara 12, DKI Jakarta 12, Kepulauan Riau 16, Papua 16, Sulawesi Tenggara 17 kejadian.

Jumlah korban bencana alam yang menderita dan mengungsi sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2021 di sejumlah wilayah di Indonesia sebanyak 8.426.609 jiwa.

Korban yang meninggal dunia sebanyak 665 jiwa, hilang 95 dan luka-luka 14.116.

Kejadian bencana alam ini paling banyak karena banjir 1.298, gempa bumi 32, erupsi gunung api 1, Karhutla 265, kekeringan 15, tanah longsor 632, cuaca ekstrem 804, gelombang pasang dan abrasi 45.

Dampak kerusakan bencana alam ini seperti rumah yang rusak sebanyak 142.179 unit. Dengan rincian rumah rusak berat 19.163, rusak sedang 25.369, rusak ringan 97.647.

Adapun fasilitas jembatan yang mengalami kerusakan sebanyak 438 dan kantor 509. Fasilitas seperti sarana pendidikan yang rusak sebanyak 1.498, tempat peribadatan 1.847 dan fasilitas kesehatan 359.

Tags: BencanaBNPBHidrometeorologiJawa Barat
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

Waspada Kecepatan Angin dan Gelombang Tinggi di Akhir Tahun

Next Post

8,4 Juta Jiwa Korban Bencana Alam di Indonesia Tahun 2021

Postingan Terkait

General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani 97.702 Unit, 81 Orang Tewas

30 Juni 2026
WMO Ajak Publik Berpartisipasi di Hari Meteorologi Sedunia 2026

WMO Dibangun di Atas Saling Ketergantungan Global dengan Solusi Bersifat Kolektif

29 Juni 2026

Fakultas Kedokteran UNG Pertahankan Kelulusan 100 Persen Uji Kompetensi Nasional

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

Next Post
Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

8,4 Juta Jiwa Korban Bencana Alam di Indonesia Tahun 2021

Komentar tentang post

TERBARU

Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani 97.702 Unit, 81 Orang Tewas

WMO Dibangun di Atas Saling Ketergantungan Global dengan Solusi Bersifat Kolektif

Fakultas Kedokteran UNG Pertahankan Kelulusan 100 Persen Uji Kompetensi Nasional

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

AmsiNews

REKOMENDASI

Setelah Diterjang Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kupang

Melacak Pergerakan Kapal Ikan di Peru

Kebun Raya Sebagai Science Center dan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Konferensi Tuna Sirip Biru Berlangsung di Jepang

Siklon Tropis Bianca Terbentuk di Selatan Jawa Barat

Gempa Dahsyat Myanmar, Lebih Dari 1.600 Orang Tewas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.