Minggu, Juni 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teka-teki Umur Ikan Terbesar di Dunia Terungkap Lewat Tes Bom Atom

redaksi
12 April 2020
Kategori : Berita, Hiu Paus
0
Ikan Nike, Penyokong Kemunculan Hiu Paus di Gorontalo

Ikan hiu paus (Rhincodon typus, Whale Shark) dengan nama lokal Gorontalo munggiyango hulalo di perairan Botubarani, Bone Bolango. FOTO: DARILAUT.ID

“Ini berarti kita memiliki pengukur waktu di dalam tulang belakang, kita dapat mengetahui periodisasi kehancuran isotop.”

Salah satu kesulitan dalam mengetahui umur hiu ini adalah akses untuk mendapatkan sampel tulang belakang.

Tetapi tim ini berhasil menemukan dua spesimen dari hiu paus yang telah lama mati. Benda ini tersimpan di Pakistan dan Taiwan.

Kajian tersebut mengisyaratkan bahwa umur makhluk ini memang sangat panjang.

“Binatang ini hidup sangat lama, kemungkinan bisa 100 sampai 150 tahun,” kata Dr Meekan.

“Ini membawa pengaruh besar sekali terhadap spesies itu. Ini mengisyaratkan bahwa berbagai kegiatan nelayan yang berlebihan membawa pengaruh yang besar.”

Para ilmuwan mengatakan hasil kajian mereka menjelaskan mengapa jumlah hiu paus turun drastis di tempat-tempat seperti Thailand dan Taiwan dimana kegiatan memancing dilakukan.

“Binatang ini tidak bisa hidup jika dieksploitasi manusia,” kata Dr Meekan.

Spesies ini dikelompokkan ke dalam kategori terancam punah Daftar Merah IUCN atau Serikat Dunia bagi Konservasi Alam. Para peneliti percaya riset yang mereka lakukan akan membantu usaha konservasi.

Lewat kemampuan memperkirakan dengan tepat umur hiu paus, para peneliti dapat memberikan panduan yang lebih tepat terkait dengan keadaan populasi binatang dan apakah kegiatan nelayan masih dapat diizinkan.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Hiu PausRhincodon typus
Bagikan20Tweet7KirimKirim
Previous Post

Prosedur Pemakaman Jenazah Covid-19

Next Post

Maret, Nilai Tukar Perikanan Turun

Postingan Terkait

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Mekkhala Mendekati Kategori Topan di Laut Filipina

21 Juni 2026
Sekolah Lapang Budi Daya Perikanan Ramah Lingkungan di Kabupaten Berau

Sekolah Lapang Budi Daya Perikanan Ramah Lingkungan di Kabupaten Berau

21 Juni 2026

Tambak Berbasis Ekosistem Dapat Memanen Udang Sekaligus Bandeng dan Kepiting Bakau

Prodi Psikologi UNG Sidang Skripsi dan Yudisium Perdana

1,1 Miliar Anak Menghadapi Tiga Bahaya Iklim

949 Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Tim BMKG Survei Gempa Darat Merusak M6,7 di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sediakan Bantuan Bagi Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah

Next Post
Cakalang, Oci dan Lajang Dominasi Hasil Tangkapan di Gorontalo

Maret, Nilai Tukar Perikanan Turun

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Mekkhala Mendekati Kategori Topan di Laut Filipina

Sekolah Lapang Budi Daya Perikanan Ramah Lingkungan di Kabupaten Berau

Tambak Berbasis Ekosistem Dapat Memanen Udang Sekaligus Bandeng dan Kepiting Bakau

Prodi Psikologi UNG Sidang Skripsi dan Yudisium Perdana

1,1 Miliar Anak Menghadapi Tiga Bahaya Iklim

949 Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Sosiologi Bencana di Gorontalo: Sejarah Gempa, Peringatan Tsunami, dan Lelucon yang Berisiko

BNPB Aktifkan Desk Relawan untuk Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Ini Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Etau di Dekat Laut Natuna Utara

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo Bersiap Untuk Akreditasi Internasional

Gempa Kuat Pohuwato Berpusat di Darat, Dirasakan Hingga Manado dan Berau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.