Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

redaksi
19 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Bawang merah. FOTO: DARILAUT.ID

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Hortikultura BRIN, Rini Murtiningsih, menjelaskan serangan trips, ulat grayak, lalat bawang, dan berbagai penyakit tanaman masih menjadi tantangan utama bagi petani bawang merah.

Menurut Rini pendekatan Pengelolaan Hama Terpadu terus dikembangkan melalui kombinasi budi daya tanaman sehat, pemanfaatan musuh alami, pengamatan agroekosistem secara rutin, dan peningkatan kapasitas petani sebagai pelaku utama pengendalian.

Berbagai inovasi teknologi telah diuji untuk mendukung implementasi pendekatan tersebut. Di antaranya penggunaan feromon exi, nano-biopestisida, teknologi budi daya terlindungi melalui netting house, serta sistem irigasi tetes.

Hasil penelitian menunjukkan kombinasi netting house dan irigasi tetes mampu menekan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) sekaligus menjaga produktivitas bawang merah pada kisaran 12–14 ton per hektare.

Tidak hanya itu, teknologi irigasi tetes terbukti meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pupuk serta mampu mengurangi kebutuhan pupuk hingga sekitar 30 persen dibandingkan sistem budi daya konvensional.

Adopsi teknologi netting house oleh petani di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, bahkan menunjukkan manfaat ekonomi yang nyata karena mampu menekan biaya penggunaan pestisida antara 30 hingga 70 persen.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Arlyna Budi PustikaBawang MerahBRINPertanian Pesisir
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

Next Post

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Investasi Proyek Transportasi Laut di Baubau dan Gorontalo Utara Rp 600 Miliar

Produksi Massal Banggai Cardinal Fish

(Prebunking) Kapal yang Berlayar di Indonesia Masih Membuang Sampah Plastik di Laut

Mengapa Gempa Dahsyat Terjadi di Sarangani, Phivolcs: Ada Palung Cotabato dan Patahan Lokal

Typhoon Nolo Continues Moving Toward Eastern Japan

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.