Rabu, Agustus 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tekuni Ikan Hiu dan Pari, Alumni FPIK Undip Jadi Peneliti di IUCN

redaksi
6 Juli 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Foto Spesies Langka Shark Ray di Perairan Gorontalo

Shark ray. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Seorang alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip), Benaya Meitasari Simeon, yang menekuni ikan Hiu dan Pari, kini tercatat sebagai salah satu peneliti di IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Di lembaga internasional bergengsi dibidang konservasi ini, Benaya masuk dalam kelompok Species Survival Commission (SSC) – Shark Specialist Group, IUCN.

IUCN didirikan 1948 dan berpusat di Gland, Swiss beranggotakan 78 negara, 112 badan pemerintah, 735 organisasi non-pemerintah dan ribuan ahli dan ilmuwan dari 181 negara.

Alumni Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (sekarang Prodi Perikanan Tangkap) tahun 2012 tersebut masuk dalam organisasi yang bertujuan untuk pelestarian spesies di seluruh dunia.

Melansir Undip.ac.id, Benaya tergabung dalam jaringan saintis yang terdiri dari ribuan ahli dan relawan dari seluruh negara di dunia yang bekerja dengan visi sebuah dunia yang menghargai dan mengkonservasi keanekaragaman hayati.

Perempuan kelahiran Semarang ini dipercaya sebagai peneliti yang fokus pada perikanan dan konservasi laut Hiu dan Pari di pesisir Jawa Tengah.

“Tahun 2021 ini saya menjadi salah satu anggota dari IUCN Species Survival Commission – Shark Specialist Group. Bersama IUCN banyak peneliti internasional, kami mengkaji kerentanan populasi Hiu baik di tingkat regional hingga global,” kata Benaya, seperti dikutip dari Undip.ac.id, Sabtu (3/7).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FPIK UndipHiuHiu PariUndip
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Dukungan Tol Laut untuk PON XX

Next Post

Operasi SAR KMP Yunicee Dihentikan

Postingan Terkait

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

5 Agustus 2026
El Niño Akan Memberikan Dorongan Ekstra pada Suhu Global

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

5 Agustus 2026

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

Pengembangan Industri Udang Harus Seiring Dengan Menjaga Ekosistem Mangrove

Typhoon Dolphin Maintains Strength South of Tokyo, Brings 15-Meter Waves

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

Next Post
Tim SAR Gabungan Temukan 1 Jenazah Korban Kapal Penumpang KMP Yunicee

Operasi SAR KMP Yunicee Dihentikan

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

Pengembangan Industri Udang Harus Seiring Dengan Menjaga Ekosistem Mangrove

Typhoon Dolphin Maintains Strength South of Tokyo, Brings 15-Meter Waves

AmsiNews

REKOMENDASI

Perkara Lingkungan Hidup Sarat Pembuktian Ilmiah

Panas Ekstrem Penyebab Kematian Terbesar

Kemenag Menggelar Rukyatul Hilal di 99 Titik di Indonesia

Badai Tropis Damrey Melintas di Dekat Tokyo

Kajian Bahaya Tsunami Karena Letusan Gunungapi di Tengah Laut

Banjir Jabodetabek, 9 Meninggal Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.