Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

redaksi
29 September 2020
Kategori : Berita
0
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Kawasan hutan mangrove di Kabupaten Mimika. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dalam 20 tahun terakhir, telah ditemukan sebanyak 21 spesies kepiting dan umang-umang (kelomang) di kawasan hutan mangrove Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

“Antara tahun 2000 – 2020, hutan bakau di Timika, telah ditemukan 21 spesies baru kepiting dan umang-umang,” kata Peneliti Balai Bio Industri Laut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dwi Listyo Rahayu, seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Spesies baru yang ditemukan dalam kurun waktu 20 tahun tersebut salah satunya Macrophthalmus fusculatus, kepiting karapas berwarna coklat. Spesies ini ditemukan Listyo bersama Dharma Arif Nugroho.

Keanekaragaman spesies di mangrove sebanyak terumbu karang. Dilaporkan lagi ada 55 spesies mangrove (sejati) dari Indonesia.

Meskipun fakta ini biasanya kurang dikenal karena fauna di mangrove kurang dipelajari dibandingkan dengan terumbu karang.

Listyo mengatakan, lingkungan laut Indonesia terbagi menjadi dua komponen, yaitu perairan pantai dan perairan lepas pantai. Di dua tempat inilah yang merupakan sumber kekayaan spesies laut Indonesia.

Aneka spesies yang ada di perairan pantai antara lain, invertebrata, gastropoda, bivalvia, krustasea, polychaeta, sipunculid, krustasea.

Perairan lepas pantai kedalaman kurang dari 200 meter dianggap dangkal, sedangkan lebih dari 200 meter adalah perairan dalam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ikan spesies barukeanekaragaman hayatiLIPIPapuaTimika
Bagikan21Tweet4KirimKirim
Previous Post

Tantangan Ahli Taksonomi Kelautan di Indonesia

Next Post

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Postingan Terkait

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

3 Juni 2026
Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

3 Juni 2026

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Bersiaplah untuk Menghadapi El Niño

Tim Fakultas Kedokteran UNG Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir di Gorontalo Utara

Next Post
Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Komentar tentang post

TERBARU

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

17 Awak Kapal dari Bitung yang Tenggelam di Banggai Laut Masih Dicari

13 ABK dari Senegal Tiba di Indonesia

Letusan Gunung Berapi Tonga Telah Menambah Konsentrasi Karbon Dioksida

Penduduk di Pesisir dan Tepi Hutan Masih Banyak yang Miskin

Apa Itu Kriosfer, Penyebab Kenaikan Permukaan Laut

Kapal Ikan Tenggelam, 2 Nelayan Hilang di Perairan Kupang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.