Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teluk Tomini Paceklik Tuna Sirip Kuning Ukuran 30 kg ke Atas

redaksi
2 September 2021
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Teluk Tomini Paceklik Tuna Sirip Kuning Ukuran 30 kg ke Atas

Ikan tuna kecil ukuran 0,5 - 3 kg yang ditangkap nelayan Gorontalo di Laut Maluku, Selasa 31 Agustus 2021. FOTO: DARILAUT.ID

Nelayan tuna sekarang hanya berharap pada hasil tangkapan ikan berukuran kecil untuk pengembalian modal operasional.

Belum ada kapal perikanan tuna yang masuk dengan muatan di atas 10 ekor untuk ukuran 30 kg ke atas. Yang ada hanya 2 atau 3 ekor dan paling banyak 7 ekor.

Padahal kapal perikanan tuna ini beroperasi lebih dari 10 hari sudah melewati perairan Teluk Tomini atau di Laut Maluku.

Menurut nelayan penangkap ikan tuna asal Biluhu Kabupaten Gorontalo, Yaya Tuwani, pekan lalu di Laut Maluku menangkap 8 ekor tuna sirip kuning dan 9 tindarung.

Yaya melaut bersama nelayan lainnya dengan menggunakan kapal penangkap ikan tuna.

Untuk ikan tuna yang sejenis, nelayan di Gorontalo membagi sesuai dengan ukuran. Ukuran tuna paling kecil disebut kodi-kodi. Kodi-kodi ini dalam 1 kg ada beberapa ekor. Tuna dengan berat 1 kg disebut caper.

Untuk ukuran berat 3 sampai 4 kg disebut ekor kuning. Kemudian berat 7 sampai 10 kg disebut gross.

Ikan tuna dengan berat 10 kg ke atas disebut batang. Adapun ikan tuna di atas 30 kg disebut bukurasi.

Ikan tuna bukurasi yang hingga kini masih sulit di perairan Teluk Tomini.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: gorontaloIkan tunaLaut Malukuteluk tominituna sirip kuning
Bagikan20Tweet9KirimKirim
Previous Post

Cangkang Tiram Sebagai Pelindung Pantai

Next Post

Tumpahan Minyak Dapat Mengganggu dan Membunuh Organisme

Postingan Terkait

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

18 Juni 2026
Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

18 Juni 2026

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Next Post
Kemenhub Bahas Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim

Tumpahan Minyak Dapat Mengganggu dan Membunuh Organisme

Komentar tentang post

TERBARU

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

AmsiNews

REKOMENDASI

Dilarang Beredar, Karya Pramoedya Ananta Toer Tetap Populer di Kalangan Generasi Muda

Komodo, Salah Satu Taman Nasional Tertua di Indonesia

Baca Berita Virus Corona, Wajar Bila Panik dan Takut

Kapal Ikan KM Aleluya Ditemukan 172 Mil dari Palau

Penyumbang Inflasi Provinsi Gorontalo Februari 2026 Tarif Listrik, Emas dan Ikan

Depresi Tropis Berkembang di Timur Mindanao

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.