Senin, Agustus 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tidak Ada Manfaat Ekonomi Bagi Negara untuk Perburuan Paus

redaksi
16 Februari 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Tidak Ada Manfaat Ekonomi Bagi Negara untuk Perburuan Paus

Paus Hibrida yang langka blue whale-fin whale (paus sirip - paus biru) dibunuh pemburu paus Islandia pada tahun 2018. FOTO: ARNE FEUERHAHN/ORCAWEB.ORG.UK

Paus memainkan peran penting dalam ekosistem, memegang peran kunci dalam menjaga kesehatan lautan kita dan terus memburu mereka memiliki dampak buruk pada kesehatan lingkungan laut yang lebih luas.

Islandia melanjutkan perburuan paus komersial pada tahun 2006 dengan menargetkan paus minke dan paus sirip.

Paus minke terakhir yang diburu tahun 2018 dan pada tahun 2020 satu-satunya perusahaan perburuan paus minke yang tersisa membuat pernyataan publik yang mengkonfirmasi penghentian semua operasi penangkapan paus.

Perusahaan tersebut mengutip inefisiensi ekonomi dan perluasan suaka paus di Teluk Faxaflói, di lepas Reykjavik, sebagai alasan utama untuk mengakhiri perburuan.

Perburuan paus sirip terakhir terjadi pada tahun 2018. Sebanyak 146 cetacea dibantai termasuk betina yang sedang hamil. Selain itu, terdapat dua hibrida paus sirip – paus biru yang langka, meskipun paus biru merupakan spesies yang dilindungi.

Kuota tahunan Islandia untuk 2019 – 2023 mengizinkan 209 paus sirip untuk diburu dan dibunuh dan 217 paus minke.

Izin penangkapan paus saat ini akan habis pada tahun 2023 dan jika tidak diperpanjang, paus balin di perairan Islandia akhirnya bisa aman.

Direktur ORCA Sally Hamilton, mengatakan perburuan paus adalah praktik brutal dan biadab yang tidak memiliki tempat di dunia modern. Ini adalah bukti lebih lanjut bahwa industri penangkapan paus komersial sedang menurun, dan dengan penurunan penjualan daging, tindakan yang diambil menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: CetaceaEropaIslandiaPerburuan Paus
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ilmuwan Warga Memotret 40.000 Gambar di Great Barrier Reef

Next Post

Ikan Napoleon, Makanan Mewah dan Mahal di Hong Kong

Postingan Terkait

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

2 Agustus 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

2 Agustus 2026

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Next Post
Ikan Napoleon

Ikan Napoleon, Makanan Mewah dan Mahal di Hong Kong

Komentar tentang post

TERBARU

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Hasil Penelitian: Pulau Ambon Rentan Terhadap Intrusi Air Laut

Topan Shanshan Mendekati Jepang

Ilmuwan Berhasil Membuat Peta Bulan yang Lebih Detail

Ganti Rugi Kerusakan Terumbu Karang Bunaken

Konvergensi Memanjang Tingkatkan Pertumbuhan Awan Hujan Dua Hari ke Depan

Bibit Siklon Tropis Bergerak di Dekat Malaysia dan Brunei

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.