Pesawat ini mencari keberadaan korban dengan menggunakan metode paralel mode pada enam titik kordinat dengan jarak 80Nm dari bandara Supadio Pontianak. Luas area pencarian 825Nm ke arah barat yang sebelumnya telah dilaksanakan ploting pada peta udara.
Dengan dibantu KRI Usman Harun-359 dan KRI Kerambit-627 pada pencarian hari ke 5, walaupun pencarian masih belum membuahkan hasil maksimal, tidak mengurangi semangat crew untuk tetap konsisten mengemban tugas sebuah misi kemanusiaan.
Pukul 15.20 WIB Pesawat Udara TNI AL CN 235-22MPA/P-8305 mendarat dengan aman di Bandara Supadio Pontianak. Pencarian akan dilanjutkan kembali dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki.
Dari 17 unit kapal tenggelam dampak cuaca buruk akibat terjangan ombak selasa (13/7) malam, 9 kapal sudah ditemukan. Sementara kapal lainnya masih dalam proses pencarian.





Komentar tentang post