Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Muifa Mempertahankan Kekuatan Badai Kategori Tiga di Ryukyu dan Taiwan

redaksi
12 September 2022
Kategori : Berita
0
Topan Muifa Mempertahankan Kekuatan Badai Kategori Tiga di Ryukyu dan Taiwan

Topan Muifa bergerak lambat Senin (12/9) di perairan Kepulauan Yayema (Kepulauan Ryukyu) Prefektur Okinawa, Jepang dan timur Taiwan sebagai badai kategori tiga. GAMBAR: Badan Meteorologi Jepang/JMA

Dalam buletin PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration atau Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) yang dikeluarkan Minggu (11/9) pukul 23.00, Inday diperkirakan bergerak ke utara barat laut dalam 12 jam ke depan sebelum berbelok ke utara menuju sekitar Kepulauan Yaeyama.

“Topan Inday diperkirakan akan mempertahankan kekuatannya dalam waktu 24 jam,” tulis PAGASA.

Setelah itu, perairan yang sedikit lebih dingin di timur Taiwan dan perkiraan periode perlambatan di wilayah laut ini dapat mengakibatkan tren pelemahan yang dimulai Senin atau Selasa.

Angin berkelanjutan maksimum 165 km per jam di dekat pusat (mata) dan embusan angin hingga 205 km per jam, kata PAGASA.

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) tinggi gelombang maksimum adalah 12,2 meter (40 feet).

“Ini adalah sistem yang berbahaya. Angin yang merusak, hujan deras, gelombang badai, gelombang laut yang ganas, tanah longsor, dan banjir bandang adalah semua risiko yang mungkin terjadi,” JTWC menuliskan dalam layanan Zoom.earth.

Topan Muifa dalam enam jam terakhir terletak 500 km barat daya Pangkalan Udara Kadena, Okinawa, Jepang, dan telah bergerak ke utara dengan kecepatan 7 km per jam (4 knot).

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Badan Meteorologi JepangJepangJTWCKepulauan RyukyuPAGASATaiwanTopan Muifa
Bagikan4TweetKirimKirim
Previous Post

Gempa M6,1 Mengguncang Kepulauan Mentawai

Next Post

Taiwan dan Jepang Bersiap Menghadapi Topan Muifa

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Taiwan dan Jepang Bersiap Menghadapi Topan Muifa

Taiwan dan Jepang Bersiap Menghadapi Topan Muifa

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

Terkait La Nina dan MJO, Waspada Potensi Hujan Lebat di Wilayah Indonesia

Koalisi Rakyat Segel Kantor KKP

Pengungsi Gempa dan Tsunami di Palu 16.732 Orang

Peta Interaktif Hutan Mangrove Dunia

102 Negara Bahas Biodiversitas dan Jasa Ekosistem di Jerman

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.