Selasa, Mei 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Super Krathon Akan Mendarat Malam Ini dan Kamis di Taiwan

redaksi
2 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Topan Super Krathon Akan Mendarat Malam Ini dan Kamis di Taiwan

Perkiraan trek lintasan atau jalur Topan Krathon Zoom.earth (kiri), Badan Meteorologi Jepang (tengah) dan PAGASA (kanan) Selasa (2/10) dan Rabu (2/10). Sumber: ZOOM.EARTH, JMA, PAGASA

Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Krathon terletak 478 km selatan-barat daya Taipei dan telah melacak ke utara-barat laut dengan kecepatan 7 km per jam (4 knot). 

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 12,5 meter (41 feet).

JTWC memperkirakan intensitasnya akan sangat tergantung pada prakiraan lintasan dan seberapa signifikan upwelling selama periode kuasi-stasioner awal, serta berapa lama interaksi topografi bertahan setelah mendarat di pantai barat daya Taiwan.

Kondisi aktual pada Rabu pukul 03.00 waktu setempat,  intensitas Krathon adalah angin topan yang sangat kuat. Menurut Badan Meteorologi Jepang, Krathon bergerak lambat ke barat laut.

Tekanan udara pada pusatnya 925 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi.

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 50 meter per detik (100 knott) dan kecepatan angin maksimum 70 meter per detik (140 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih mencakup seluruh area 110 km (60 NM), kata Badan Meteorologi, sementara angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di seluruh area 330 km (180 NM).

Krathon dengan nama lokal Filipina “Julian”, kata PAGASA, dalam buletin yang dikeluarkan Selasa malam mulai melemah di barat daya Taiwan atau di dekat Selat Taiwan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangJTWCKaohsiungLaut Cina SelatanPAGASATaipeiTaiwanTopan Krathon
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Wajah Gorontalo di Senayan: Rekam Jejak Kinerja, Harapan dan Kemungkinan Kecewa

Next Post

Topan Krathon Mendekati Taiwan, Semua Penerbangan Dibatalkan, Kantor dan Sekolah Ditutup

Postingan Terkait

Bibit 93W di Laut Filipina Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

5 Mei 2026
UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

5 Mei 2026

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Next Post
Topan Krathon Mendekati Taiwan, Semua Penerbangan Dibatalkan, Kantor dan Sekolah Ditutup

Topan Krathon Mendekati Taiwan, Semua Penerbangan Dibatalkan, Kantor dan Sekolah Ditutup

TERBARU

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

AmsiNews

REKOMENDASI

Dr Abdulla Al Mandous Terpilih Sebagai Presiden Organisasi Meteorologi Dunia

Departemen Konservasi Sedang Menyelidiki Pod Orca di Marlborough Sounds

Perilaku Alami dan Unik Tarsius Endemik Togean Terekam Kamera Jebak

Hari Hiu Paus International

Topan Doksuri yang Membawa Hujan Deras Menewaskan 20 Orang di Cina Utara, 33 Hilang

Badai Fina Meningkat Menjadi Kategori 3 di Utara Darwin Australia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.