
Masyarakat kurang mampu saat ini sangat merasakan harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.
Pemerintah Kota Gorontalo mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) bagi keluarga penerima manfaat.
Pemerintah Kota Gorontalo menyegerakan penyaluran program BPNTD buat warga kurang mampu, “untuk mengatasi supaya mereka bisa mempertahankan daya beli kebutuhan pokok yang sudah makin mahal dan langka karena kekeringan,” kata Marten.
Bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) pemerintah menyiapkan anggaran pada APBD Kota Gorontalo untuk melindungi para pedagang kecil dan kelompok pengusaha mikro kecil menengah.
Marten mengatakan bagi usaha mikro kecil dan menengah melalui program kelompok usaha bersama (KUBE), “setiap kelompok beranggotakan lima orang.”
Setiap kelompok memperoleh bantuan kurang lebih Rp 10 juta untuk menambah modal bagi para pedagang, baik itu warung, kios atau penjual makanan.




