Koalisi Cek Fakta diluncurkan pada bulan Mei 2018, dengan dukungan dari Google News Initiative, Internews, dan First Draft, telah bekerja sama dengan 25 perusahaan media dan mengembangkan platform Cek Fakta melalui media masing-masing dan berkonstribusi aktif dalam berbagi tugas dan distribusi hasil pemeriksaan fakta pada situs bersama Cek Fakta.
Mendekati momentum pemilu serentak yang akan digelar pada tahun 2024, Koalisi Cek Fakta menggelar kegiatan Diskusi Terpumpun (FGD) di 10 wilayah di Indonesia, salah satunya yaitu di wilayah Banten.
FGD Banten mengundang 25 mitra dari berbagai latar belakang komunitas, organisasi, dan pemangku kepentingan.
Sesuai dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dirilis oleh Bawaslu, Banten merupakan daerah peringkat keempat secara nasional sebagai kelompok rawan tinggi.
Dengan FGD ini disusun bersama bentuk kerja sama dan kolaborasi antarmitra, serta dapat disusun acuan kerja dalam membongkar dan mengantisipasi hoaks.
Kegiatan FGD Banten diawali dengan pembacaan deklarasi Masyarakat Antifitnah Indonesia Wilayah Banten (Mafindo Banten) yang dibacakan oleh Hikmatullah, selaku Plt Korwil Mafindo Banten.
Pengurus Mafindo Wilayah Banten dikukuhkan oleh Puji F. Susanti selaku anggota Presidium yang membawahi Organisasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (OPSDM). Setelah sesi deklarasi, para mitra undangan mendapatkan paparan pemahaman terkait kegiatan-kegiatan Program Cek Fakta.




