“Komitmen kami untuk mengurangi kesenjangan dan kesenjangan pembangunan tidak tergoyahkan,” ujar Prof. Saulo kepada wartawan.
“Kami akan memprioritaskan inisiatif regional dan lapangan, memastikan inovasi menjangkau setiap anggota, terutama mereka yang tingkat pembangunannya relatif lebih rendah.”
Prof. Saulo mengatakan sistem peringatan dini akan menjadi kunci dalam pengurangan risiko bencana, mengubah ancaman menjadi peluang bagi pembangunan berkelanjutan.
“Di bawah kepemimpinan saya, kami akan memperkuat sistem peringatan dini, meningkatkan aksesibilitas data, dan membuat ilmu pengetahuan dan informasi yang tepat waktu dan dapat menyelamatkan jiwa dapat diakses oleh semua orang,” katanya.
Inisiatif Peringatan Dini untuk Semua berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap orang di Bumi memiliki akses terhadap informasi cuaca dan risiko iklim yang tepat waktu, resmi, dan menyelamatkan jiwa pada akhir tahun 2027.
Menyadari bahwa adaptasi harus berjalan seiring dengan mitigasi, Global Greenhouse Gas Watch dari WMO bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif dan akurat mengenai emisi gas rumah kaca di seluruh dunia.
Memahami dampak aktivitas manusia sangat penting untuk mengembangkan solusi inovatif, termasuk kemajuan energi terbarukan, di semua negara dan wilayah, katanya.




